<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Rachmadmicogayo&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://rachmadmicogayo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 16 Oct 2010 10:50:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='rachmadmicogayo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Rachmadmicogayo&#039;s Blog</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://rachmadmicogayo.wordpress.com/osd.xml" title="Rachmadmicogayo&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Review Software Akuntansi with myob</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/10/16/review-software-akuntansi-with-myob/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/10/16/review-software-akuntansi-with-myob/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Oct 2010 10:45:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=120</guid>
		<description><![CDATA[MENGENAL MYOB ACCOUNTING A. Pengertian MYOB Accounting Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan MYOB Accounting versi 13 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun, pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai pada laporan keuangan seperti neraca, laba [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=120&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;"><strong><a href="http://akkomp.blogspot.com/2009/10/mengenal-myob-accounting.html">MENGENAL MYOB ACCOUNTING</a></strong></h2>
<p><strong>A. </strong><strong>Pengertian MYOB Accounting<br />
</strong><br />
Program aplikasi akuntansi yang digunakan untuk mengotomatisasikan  pembukuan secara lengkap, cepat dan akurat. MYOB Limited mengeluarkan  MYOB Accounting versi 13 hadir dengan sejumlah fasilitas namun tetap  memiliki karakteristik yang sama, yaitu pemasukkan daftar akun,  pengaturan (setup), mengelola bank, pelanggan, pemasok, produk sampai  pada laporan keuangan seperti neraca, laba rugi dan sebagainya.<br />
Follow up:</p>
<p><strong>B. Membuat Data Perusahaan pada MYOB<br />
</strong><br />
Langkah – langkah yang harus dilakukan :</p>
<p>1. Klik tombol start<br />
2. Pilih all program&gt; MYOB Accounting v13&gt; MYOB Accounting v13<br />
3. Didalam kotak dialog yang terbuka terdapat 5 tombol akses<br />
a. Open, untukmembuka data MYOB yang telah ada<br />
b. Create, untuk membuat data perusahaan baru<br />
c. Explore, untuk menampilkan data contoh yang telah disediakan<br />
d. What’s New, untuk menampilkan file.html yang terhubung dengan internet, yang berisi berita terbaru dalam versi 12 ini<br />
e. Exit, untuk mengakhiri program MYOB<br />
4. Klik tombol create new company file, klik next<br />
5. Klik company information lalu masukkan data perusahaan. Setelah itu klik next<br />
6. Lalu masukkan periode akuntansi, dan klik next bila sudah selesai<br />
7. Klik tombol save. Klik next<br />
8. Selanjutnya akan tampil informasi proses telah selesai</p>
<p><strong>C. Mengenal Area Kerja MYOB Accounting v 13</strong></p>
<p>Setelah  anda membuat data perusahaan pada MYOB, Anda perlu mengenal area kerja  pada MYOB Accounting v15 sebelum anda memindahkan data perusahaan ke  dalam MYOB Accounting.<br />
<strong> </strong></p>
<p><strong>D. Mengakhiri Program MYOB Accounting v 13<br />
</strong><br />
Untuk mengakhiri anda ikuti langkah sebagai berikut:<br />
1. Klik file &gt; Exit<br />
2. Kotak dialog konfirmasi akan tmapil, klik tombol yes<br />
3. MYOB akan menampilkan kotak informasi lagi, kemudian tandai option  backup all data dan check company file for errors, klik tombol continue<br />
4. Kotak konfirmasi MYOB accounting ditampilkan, yang memberitahukan bahwa tidak terjadi kesalahan dalam data anda. Klik ok<br />
5. Kotak dialog backup ditampilkan, ketik nama file absolute pada kotak file name, klik save<br />
6. Proses backup dilakukan setelah selesai aplikasi MYOB accounting akan langsung tertutup.</p>
<p><strong>MEMINDAHKAN DATA PADA MYOB<br />
</strong>&gt;<br />
<strong>A. Membuka File</strong></p>
<p>1. Buka program MYOB Accounting v13<br />
2. Pada kotak informasi klik tombol open your company file<br />
3. Pada bagian look ini pilih drive di mana file disimpan<br />
4. Pilih file dokumen dan klik tombol open<br />
5. Akan tampil kotak dialog sign-on,kemudian klik ok<br />
6. Klik pilihan enter later untuk menunda pengisian nomor registrasi selanjutnya klik tombol ok<br />
7. Selanjutnya pada kotak dialog konfirmasi akan menunjukkan perifikasi data, klik tombol no<br />
8. Selanjutnya file akan tampil.<br />
Follow up:</p>
<p><strong>B. Persiapan Data Akuntansi<br />
</strong><br />
Daftar Saldo Rekening<br />
Data Pelanggan<br />
Data Pemasok<br />
Data Barang Dagangan</p>
<p><strong>C. Daftar Perkiraan<br />
</strong><br />
<strong>Mengganti Nama Perkiraan<br />
</strong>1. Klik modul perkiraan (account), kemudian pilih account list<br />
2. Pastikan tab asset dalam keadaan terpilih kemudian klik ganda pada  perkiran assets, muncul kotak dialog edit account, ganti account name  menjadi aktiva kemusian klik ok<br />
3. Dengan mengulangi langkah diatas untuk hasil penggantian nama perkiraan lakukan untuk perkiraan lainnya.<br />
4. Langkah terakhir adalah tutup jendela account list dengan tombol close</p>
<p><strong>Membuat Nama Perkiraan</strong><br />
1. Buka jendela account list dengan klik modul perkiraan kemudian pilih naccount list<br />
2. Ada klik tombol new bawah layar<br />
3. Pastikan kelompok perkiraan anda adalah asset, kemudian kerikkan  nomor perkiraan pada account number, selanjutnya tekan tombol tab, isi  account name dengan nama perkiraan yang baru<br />
4. Selesai klik tomol ok<br />
5. Utnuk membuat nama perkiraan yang lain ikuti langkah diatas tadi<br />
6. Langkah terakhir klik close</p>
<p><strong>Menghapus Perkiraan<br />
</strong>1. Klik modul perkiraan, kemudian pilih account list<br />
2. Setelah Setelah itu klik tanda panah yang terletak sebelah kiri nama perkiraan misal perkiraan undeposit Funds<br />
3. Kemudian akan tampil kotak edit account, karena perkiraan yang  dicontohkan perkiraan linked atau terhubung maka kita harus menggantikan  posisi untuk perkiraan ini. Untuk itu klik tanda panah linked accounts  for<br />
4. Ubah nomor dan nama perkiraan dengan mengkil kolom isian tersebut<br />
5. Kemudian kotal dialog tampil dan nama perkiraan tampil misalkan kita  ingin menganti dengan perkiraan bank solo (1-1130), kemudian klik  tombol use account<br />
6. Selanjutnya klik yes pada kotak informasi<br />
7. Klik Ok<br />
8. Untuk menghapus klik menu edit dan klik delete account<br />
9. Untuk menghapus nama perkiraan lain ikuti langkah diatas.<br />
10. Klik close</p>
<p><strong>D. Link Transaksi<br />
</strong>Link transaksi merupakan hubungan otomatis antar perkiraan satu dengan perkiraan lain. Contoh perkiraan piutang dan kas</p>
<p>Link Transaksi Perkiraan Buku Besar dan Kas/Bank<br />
1. Klik setup, linked account, account &amp; Banking accoaunts<br />
2. Selanjutnya tampil kotak dialog yang mana anda akan mnegiisi nomor perkiraan yang menghubungkan perkiraan dan kas<br />
3. Contoh kita akan mengganti nama perkiraan untuk perkiraan link pembayaran elektronik<br />
4. Selanjutnya tampil kotak dialog pilih perkiraan Bank Permata, terakhir klik tombol use account<br />
5. Pilih Yes<br />
6. Lakukaan langkah diatas selanjutnya untuk mengganti perkiraan yang lain<br />
7. Klik ok<br />
Link Transaksi Perkiraan Penjualan<br />
1. Klik setup, linked accounts, sales account<br />
2. Sales linked accounts akan tampil<br />
3. Isilah transaksi perkiraan penjualan untuk akun perkiraan untuk penerimaan piutang dengan bank permata<br />
4. terakhir Klik Ok</p>
<p><strong>Link Transaksi Perkiraan Pembelian</strong><br />
1. Klik menu setup, linked account, purchase account<br />
2. Selanjutnya kotak dialog purchases linked accounts akan tampil<br />
3. Selanjutnya ganti perkiraan untuk pembayaran hutnag ke link Bank Solo (1-1130)<br />
4. Terakhir klik Ok</p>
<p><strong>E. Kode Pajak<br />
</strong>Menghapus Kode Pajak<br />
1. Klik list, tax code<br />
2. Tax Code akan tampil<br />
3. Pilih nama kode pajak yang akan dihapus, setelah itu kotak dialog  akan tmapil, kemudian baris menu anda pilih menu edit delete tax code<br />
4. Klik Ok<br />
5. Klik close untuk menutup kotak dialog tax code list<br />
6. Klik close untuk menutup</p>
<p><strong>Membuat Kode Pajak<br />
</strong>1. Klik menu list, tax code<br />
2. Klik tombol new<br />
3. Kemedian isi kode pajak PPn padakolom isian tax kode<br />
4. Kemudian klik tab, isi pajak pertambahan nilai pada description<br />
5. Lalu pilih tipe pajak good &amp; service tax dengan mengklik tombol pull down pada tax type<br />
6. Klik 10%<br />
7. Pada kolom isian Linked Account for Tax Collected klik tombol drop  down pilih 2-1310 (PPN Keluaran) pada kotak dialog select from list klik  tombol use account dan 2-1320 (PPN Masukkan) pada kolom isisan linked  account for tax paid<br />
8. Pada linked card for tax authority masukkan nomor pajak yang tercatat dalam kartu file pemasok atau dapat anda kosongkan<br />
9. Klik ok<br />
10. Klik close</p>
<p><strong>F. Membuat Card File<br />
</strong>1. Pada jendela command center klik card file<br />
2. Klik card list<br />
3. klik tombol new<br />
4. Pastikan check box inactive card dalam keadaan uncheck, kemudian isi kolom dalam tab profile dengan data sebelumnya<br />
5. Untuk melihat hasil klik Profile<br />
6. Klik card details untuk masuk step berikutnya<br />
7. Untuk menyisipkan gambar pelanggan dapat dilakukan dnegan klik ganda picture information<br />
8. Klik tombol link<br />
9. Lalu klik file bitmap, open<br />
10. Selanjutnya klik ok<br />
11. Isi informasi tambahan untuk kartu pelanggan<br />
12. Klik tab selling details<br />
13. Dalam tab ini anda mengisi informasi detail penjualan yang berlaku untuk pelanggan<br />
14. Klik tab payment details untuk tab berikutnya, dan isi seluruh informasi yang tampil<br />
15. Lalu klik tab contag log untuk masuk ke tampilan berikutnya, kotak ini menampilkan jadwal kegiatan pelanggan<br />
16. Klik tab jobs, kotak dialog akan tmapil anda diminta untuk mengisi daftar jobs dengan pelanggan<br />
17. Klik tab history untuk menampilkan total penjualan bulanan tahun terdahulu dan tahun yang sedang berjalan<br />
18. Klik ok</p>
<p><strong>G. Mengubah Kartu File<br />
</strong>1. Pastikan jendela card list dalam modul card file<br />
2. Pilih dan klik ganda kartu file yang akna diubah<br />
3. Lalu lakukan perubahn jika layar tmapilan telah nampak.<br />
4. Klik Ok</p>
<p><strong>H. Daftar Persediaan<br />
</strong>1. Modul Inventory, aktifkan kotak dialog item list<br />
2. Klik tombol new<br />
3. Kemudian isi A-001 pada kolom isian item number, klik tab isi stop map pada name<br />
4. Aktifkan kotak periksa I buy this item, klik tombol drop down pada  kotak expense account for tracking cost, untuk menampilan kotak select  from list tekan tombol new<br />
5. Kotak dialog edit account akan  ditmapilkan, pastikan kolom account classification berisi cost of sales,  jika tidak klik tombol drop down disebelahnya pilih cost of sales, isi  nomor perkiraan 1000 pada kolom account number, tekan tab kemudian isi  harga pokok penjualan pada kotak isian account name kemudian klik ok<br />
6. Kemudian tampil kotak information klik tombol drop down pada kotak  expense account for tracking cost pilih harga pokok penjualn dari kotak  dialog select from list klik use account<br />
7. Aktifkan kotak a sell this item, masukkan nomor perkiraan 4-1000 untuk perkiraan penjualan<br />
8. Aktifkan kotak inventory this item jika barang tersebut akan dicatat  dalam perkiraan persediaan. Masukkan no. perkiraan 1-1400 untuk  perkiraan persediaan barang dagang pada kotak asset account for item  inventory<br />
9. Kli buying details, kotak dialog item information dalam tab buying details<br />
10. Isi pack dalam kotak isian buying unit of measure, klik tab 2 kali kemudian isi PPN<br />
11. Klik tab selling details isi Rp 30.000<br />
12. Klik Ok<br />
13. Klik Close</p>
<p><strong>Mengisi Harga Jual dan Jumlah Persediaan</strong><br />
1. Dalam modul inventory, aktifkan kotak dialog adjust inventory dengan menekan tombol adjust inventory<br />
2. Isi tanggal transaksi 01/01/05 kemudian isi memo dengan persediaan awal barang<br />
3. Klik tab 2 kali kemudian select from list<br />
4. Pilih item misalnya StopMAp klik Use Item<br />
5. Tekan tab kemudian isi jumlah persediaan yaitu 500 pack<br />
6. Lalu masukkan item perunit Rp 25.000<br />
7. Terakhir tekan tab 2 kali untuk mengisi nama perkiraan pada kotak  dialog select from list, pada kolom look for isi nomor perkiraan 1-4000.  Kemudian klik use account, nama perkiraan persediaan barang dagang<br />
8. Apabila telah terisi semua klik record<br />
9. Klik cancel</p>
<p><strong>I. Mencatat Saldo Awal<br />
</strong></p>
<p><strong>Saldo Awal Perkiraan<br />
</strong>1. Klik setup, balances, account opening balance<br />
2. Ketik saldo untk perkiraan kas yaitu Rp 2.750.000 (tanpa Rp)<br />
3. Tekan enter isi saldo awal berikutnya<br />
4. Klik Ok<br />
5. Klik modul account klik account list untuk mengaktifkan kotak dialog, maka tampil keseluruhan saldo awal.<br />
6. Klik close</p>
<p><strong>Saldo Awal Piutang Dagang<br />
</strong>1. Klik menu setup, balances, customer opening balance<br />
2. Kemudian pilih dan klik satu pelanggan, lalu klik tombol add sale<br />
3. Selanjutnya tekan tab untuk sampai pada kolom date dan totalincluding tax isilah bagian kolom tersebut<br />
4. Pastikan kode pajak adalah N-T, jika tidak klik drop down select from list pilih N-T use tax code<br />
5. Klik record<br />
6. Lalu kita berada pada kotak customer opening balance klik option customer summary<br />
7. Lakukan langkah tasi untuk pelanggan lainnya.<br />
8. Klik Ok<br />
9. Klik close</p>
<p><strong>Saldo Awal Hutang Dagang<br />
</strong>1. Pada jendela command center. Klik menu setup, balance, supplier opening balance<br />
2. Kemudian pilih dan klik salah satu pemasok, klik tombol add purchase<br />
3. Selanjutnya klik tab untuk sampai pada kolom date dan tab totalincluding tas, maka masukkan data sesuai dengan informasi<br />
4. Pastikan tax code dalam keadaan N-T<br />
5. Lalu klik tombol record<br />
6. Selanjutnya semua data pemasok dimasukkan dengan cara tadi.<br />
7. Apabila telah selesai klik OK<br />
8. Klik close</p>
<h2 style="text-align:center;"><span style="text-decoration:underline;"><strong><a href="http://akkomp.blogspot.com/2009/10/akuntansi-perusahaan-dagang.html">Akuntansi Perusahaan Dagang</a></strong></span></h2>
<p><strong>KEGIATAN PERUSAHAAN DAGANG</strong></p>
<p>Dalam  catatan maupun prosedur akuntansi perusahaan dagang tidak berbeda  dengan perusahaan jasa. Sesuai dengan konsep penanding (matching  principle) laba bersih (Rugi) suatu perusahan dagang dihitung dengan  cara mengurangkan biaya untuk memperoleh pendapatan dari hasil penjualan  pada periode yang bersangkutan. Biaya-biaya tersebut meliputi harga  pokok (cost) barang yang terjual dan biaya-biaya operasi yang terjadi  selama periode yang bersangkutan. Harga pokok barang yang laku dijual  disebut dengan harga pokok penjualan. Misalkan dalam suatu toko  elektronik, yang disebut harga pokok penjualan meliputi semua biaya yang  dikeluarkan untuk membeli televisi, radio, kulkas, mesin cuci dan lainnya yang telah laku dijual dalam satu periode.</p>
<p>Biaya  Operasi suatu toko elektronik meliputi semua biaya yang berhubungan  dengan kegiatan penjualan dan administrasi toko seperti biaya sewa, gaji  pegawai, biaya advertensi, biaya listrik dan biaya telephon.</p>
<p>Perbedaan  kegiatan perusahaan jasa dan perusahaan dagangan adalah perusahaan  pertama menjual jasa sedangkan perusahaan yang kedua menjual barang  dagangan. Karena adanya barang secara fisik yang dibeli dan dijual,  biasanya perusahaan dagang mempunyai gudang untuk menyimpan barang  dagangan. yang disebut dengan persediaan barang dagangan. Perusahaan  membeli barang dagangan dari pemasok dan menjualanya kembali kepada  pelanggan</p>
<p><strong>AKUNTANSI UNTUK PENJULAN BARANG DAGANGAN</strong></p>
<p>Penjualan  barang dagangan juga dicatat dengan mendebet rekening kas atau piutang  dagang dan mengkredit rekening pendapatan. Nama rekening pendapatan yang  biasanya digunakan untuk mencatat transaksi penjualan barang dagangan  adalah penjualan.<br />
Penjualan barang dagangan dapat dilakukan secara tunai atau dapat dilakukan secara kredit.</p>
<p><strong>PENJUALAN TUNAI</strong></p>
<p>Penjualan  tunai biasanya dicatat pada Register Kas dan pada akhir hari kerja  dijumlah. Penjualan tunai seperti ini dapat dicatat sebagai berikut :</p>
<p>Kas Rp 10.000.000</p>
<p>-Penjualan Rp 10.000.000</p>
<p>(untuk mencatat transaksi penjualan tunai)<br />
Penjualan kepada pelanggan yang membayar dengan kartu kredit bank  misalkan (Master Card, Visa Card) biasanya dianggap sebagai penjualan  tunai. Kartu kredit yang diterima oleh sipenjual disetor ke bank bersama  dengan diterima uang kontan dan cek yang diterima dari pelanggan.  Secara berkala bank membebankan ongkos jasa pengurusan penjualan dengan  kartu kredit tersebut. Ongkos jasa ini didebet ke perkiraan beban.</p>
<p><strong>PENJUALAN KREDIT</strong></p>
<p>Suatu  perusahaan sering juga menjual barang dagangan secara kredit yaitu  bilamana pembayaran baru diterima bebarapa waktu kemudian. Penjualan  semacam ini dibukukan debet pada rekening Piutang dagang dan kredit  rekening penjualan, jurnalnya adalah :</p>
<p>Piutang Dagang (account Receivable) Rp 10.000.000</p>
<p>-Penjualan (sales) Rp 10.000.000</p>
<p>(Untuk mencatat transaksi penjualan kredit)</p>
<p>Rekening  penjulan hanya digunakan untuk mencatat penjualan barang dagangan.  Apabila sebuah perusahaan dagangan menjual peralatan kantor (bukan  barang dagangan), maka yang dikredit adalah rekening Peralatan Kantor,  bukan rekening Penjualan.</p>
<p>Penjualan  dengan kartu kredit yang bukan dikeluarkan oleh bank misalnya American  Express umumnya harus dilaporkan secara berkala kepada perusahaan yang  mengelolah kartu kredit tersebut sebelum dapat dicairkan menjadi uang  tunai.Penjualan seperti ini menimbulkan piutang pada perusahaan  pengelolah kartu kredit tersebut. Pengelolah kartu kredit akan memungut  ongkos jasa pengurusan sebelum mengirimkan uang tunai pencairan kartu  kredit tersebut. Misalkan penjualan dengan menggunakan kartu kredit  bukan bank Rp 5.000.000 dan dilaporkan kepada perusahaan pengelolah  kartu kredit pada tanggal 10 Januari.</p>
<p>Pada  Tanggal 15 Januari perusahaan pengelolah kartu kredit memotong ongkos  sebesar Rp 125.000 dan mengirim uang sebesar Rp 4.875.000. Transaksi  tersebut dapat dicatat :<br />
10 Januari Piutang Dagang Rp 5.000.000</p>
<p>-Penjualan Rp 5.000.000</p>
<p>( Penjualan dgn menggunakan American Express)</p>
<p>15 Janauri Kas Rp 4.875.000</p>
<p>Beban Penagihan Kartu Kredit Rp 125.000</p>
<p>-Piutang dagang Rp 5.000.000</p>
<p>( Penerimaan kas dari American Express untuk penjualan yang dilaporkan tanggal 10 Januari)</p>
<p><strong>RETUR DAN POTONGAN PENJUALAN </strong></p>
<p>Barang  dagangan yang telah terjual mungkin saja dikembalikan oleh pelanggan  (retur penjualan) atau karena barangnya cacat atau karena alasan lain  sehingga pembeli tidak puas. Kepada pelanggan diberikan potongan dari  harga semula barang yang dijual tersebut (potongan penjualan). Bila  retur penjualan atau potongan penjualan menyangkut penjualan kredit,  biasanya penjual menyampaikan nota kredit (Credit Memorandum) kepada  pelanggan.<br />
Nota kredit itu menunjukkan jumlah yang dikreditkan pada pelanggan serta alasan pengkreditan tersebut.</p>
<p>Retur  penjualan pada hakikatnya merupakan pembatalan atas penjualan yang  telah dilakukan perusahaan (baik sebagian ataupun seluruhnya). Pengaruh  Retur ataupun potongan penjualan adalah berkurangnya pendapatan  penjualan dan berkurangnya kas atau piutang dagang.<br />
Bila perkiraan  penjualan didebet, maka saldo perkiraan penjualan ini pada akhir periode  akan menunjukkan penjualan bersih (net Sales), dan jumlah retur dan  potongan penjualan tidak akan diungkapkan lagi. Karena berkurangnya  pendapatan disebabkan oleh potongan penjualan, dan berbagai beban yang  berkaitan dengan pengembalikan barang (angkutan, pengepakan, perbaikan,  penjualan kembali dan sebagainya), disarankan agar jumlah transaksi  seperti ini diketahui oleh manajemen. Kebijakan semacam ini akan  memungkinkan manajemen menentukan sebab-sebab retur dan potongan  tersebut, seandainya jumlahnya sangat besar, dan untuk mengambil  tindakan perbaikan. Kerena alasan inilah kita cendrung mendebet  perkiraan yang disebut Retur dan potongan penjualan ( Sales Return and  Allowances ). Bila penjualan semula dilakukan secara kredit, maka sisa  transaksi tersebut dicatat sebagai kredit ke piutang dagang. Misalnya  diterima pengembalian barang karena rusak dari salah seorang pelanggan  senilai Rp 250.000 yang berasal dari transaksi penjualan kredit. maka  pencatatn yang dilakukan untuk pengembalian barang tersebut adalah :</p>
<p>Retur dan Potongan Penjualan Rp 250.000</p>
<p>Piutang Dagang Rp 250.000</p>
<p>( Berdasarkan nota kredit no. 234)</p>
<p>Jika  uang tunai yang dikembalikan karena barang yang dikembalikan ataupun  karena potongan harga, maka retur dan potongan penjualan didebet dank as  dikredit</p>
<p><strong>POTONGAN PENJUALAN</strong></p>
<p>Jika  penjualan dilakukan secara kredit, maka syarat pembayaran dimasa akan  datang harus ditetapkan dengan jelas, sehingga kedua pihak mengetahui  berapa jumlah yang harus dibayar dan kapan pembayaran dilakukan. Syarat  penjualan biasanya dicantumkan dalam faktur penjualan dan merupakan  bagian dari perjanjian penjualan. Syarat perjanjian disebut juga dengan  termin yang biasa ditulis 2/10, n/30, artinya adalah akan diberikan  potongan 2% jika pembayaran dilakukan 10 hari sesudah tanggal faktur,  tapi tidak melewati 30 hari sejak tanggal faktur.</p>
<p>Syarat  penjualan kadang kala juga ditulis dengan symbol n/30 (n adalah  singkatan dari netto) yang artinya harga faktur neto atau keseluruhan  harga faktur harus dibayar dalam waktu 30 hari sesudah tanggal faktur,  cara lain menyatakan syarat penjualan adalah misal n,10/EOM (End of  Month) atau akhir bulan. Ini berarti faktur harus dibayar dalam waktu 10  hari sesudah akhir bulan, dihitung dari bulan yang tertulis pada  faktur.</p>
<p>Pada  saat transaksi penjualan penjual belum mengetahui apakah pembeli akan  memanfaatkan potongan atau tidak. Biasanya perusahaan mencatat penjualan  sebesar harga faktur bruto.<br />
Contoh :<br />
Pada tanggal 20 Januari  perusahaan Amazon menjual barang dagangan kepada seorang pembeli seharga  Rp 10.000.000 secara kredit, dengan syarat 2/10,n/30. Jurnal untuk  mencatat transaksi penjualan ini adalah :</p>
<p>20 Januari Piutang dagang Rp10.000.000</p>
<p>-Penjualan Rp 10.000.000</p>
<p>(Pencatatan penjualan barang dagangan dengan syarat 2/10,n/30)<br />
Syarat penjualan diatas mempunyai arti bahwa perusahaan Amazon akan  memberikan potongan 2% ( 2% x 10.000.000 = 200.000) jika pembeli  melakukan pembayaran tidak melewati tanggal 30 Januari atau jika  melewati tanggal 30 Januari tapi tidak lebih dari tanggal 19 Februari  pembeli harus membayar penuh yaitu 10.000.000. Jurnal pencatatan  transaksi tanggal 30 Januari adalah :</p>
<p>30 Januari Kas Rp 9.800.000</p>
<p>Potongan penjualan Rp 200.000</p>
<p>Piutang Dagang Rp 10.000.000</p>
<p>( Pencatatan penerimaan piutang dikurangi potongan 2%)</p>
<p>Seandainya  pembeli melakukan pengembalian barang (retur) sebelum pembayaran  dilakukan, maka potongan hanya dikenakan pada harga barang yang jadi  dijual (tidak dikembalikan). Sebagai contoh seandainya konsumen yang  melakukan pembelian pada tanggal 10 Januari seharga Rp 10.000.000 dengan  syarat 2/10,n/30, pada tanggal 15 Januari mengembalikan barang yang  rusak seharga Rp 2.000.000, maka harga faktur brutoatas barang yang jadi  dibeli adalah Rp 8.000.000 (Rp 10.000.000 – Rp 2.000.000). Dengan  demikian potongan tunai harus dihitung atas dasar harga Rp 8.000.000.  Misalkan pembeli melakukan pembayaran tanggal 19 Januari maka ia akan  mendapat potongan sebesar Rp 160.000 (2% x Rp 8.000.000). Jurnal yang  dicatat adalah</p>
<p>19 Januari Kas Rp 7.840.000</p>
<p>Potongan tunai penjualan Rp 160.000</p>
<p>-Piutang dagang Rp 8.000.000</p>
<p>(untuk mencatat penerimaan piutang potongan 2%)</p>
<p>Seandainya  pembayaran piutang diterima tanggal 21 Januari, maka perusahaan, maka  pembeli tidak memanfaatkan potongan, maka ia harus membayar penuh  sebesar Rp 8.000.000. Jurnal yang dilakukan adalah :</p>
<p>21 Januari Kas Rp 8.000.000</p>
<p>-Piutang Dagang Rp 8.000.000</p>
<p>(Untuk mencatat penerimaan piutang dagang)</p>
<p>Contoh penyajian rekening-rekening tersebut dalam laporan rugi laba adalah :</p>
<p>PT Amazon</p>
<p>Laporan Rugi-Laba (sebagian)</p>
<p>Penjualan …………………………………………………… Rp 10.000.000</p>
<p>Kurangi :</p>
<p>Retur dan Potongan penjualan Rp 250.000</p>
<p>Potongan Penjualan Rp 160.000</p>
<p>jumlah Rp 410.000</p>
<p>Penjualan bersih …………………………………………. Rp 9.590.000<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>HARGA POKOK PENJUALAN</strong></p>
<p>Harga  pokok barang yang telah laku dijual biasa disebut juga Harga Pokok  Penjualan (HPP). Untuk mendapat memahami cara menentukan harga pokok  penjualan pada suatu periode, kita harus memahami dahulu pengertian  persediaan dagangan dan harga pembelian bersih.</p>
<p><strong>PERSEDIAAN BARANG DAGANG (INVENTORY)</strong></p>
<p>Persediaan  barang dagangan adalah barang-barang yang disediakan untuk dijual  kepada para konsumen selama periode normal kegiatan perusahaan.</p>
<p>Persediaan  yang dimiliki perusahaan pada awal periode akuntansi, disebut  persediaan awal. Persediaan yang dimiliki oleh perusahaan pada akhir  periode akuntansi disebut dengan persediaan akhir dan akan dilaporkan  dalam neraca sebagai aktiva lancar yaitu pada rekening persediaan dan  dipihak lain dicantumkan dalam laporan rugi-laba sebagai salah satu  elemen yang akan berpengaruh pada penentuan laba bersih perusahaan.</p>
<p>Ada dua system pencatatan persediaan yakni metode persediaan periodik dan metode persediaan perpetual.</p>
<p><strong>Metode Persediaan Periodik</strong></p>
<p>Dalam  metode periodik, adanya transaksi peembelian tidak didebet pada  rekening persediaan tapi didebet pada rekening pembelian begitu juga  dengan transaksi penjualan tidak dikredit pada reeking persediaan tapi  pada reeking penjualan.</p>
<p>Informasi  mengenai persediaan yang ada pada suatu saat tertentu, tidak didapat  dari rekening persediaan tapi melalui perhitungan fisik atas persediaan  yang ada digudang. Perhitungan fisik biasa dilakukan pada saat  perusahaan akan menyusun laporan keuangan. Dalam metode ini perhitungan  fisik mempunyai peranan penting, karena tanpa perhitungan fisik laporan  keuangan tidak dapat disusun. Dalam pembahasan ini kita akan menggunakan  metode pisik atau periodik.</p>
<p><strong>Metode Persediaan Perpetual</strong></p>
<p>Dalam  metode perpetual, baik jumlah penjualan maupun harga pokok penjualan  dan dicatat pada setiap saat barang dijual. Dengan cara ini catatan  akuntansi akan secara terus menerus mengungkapkan besarnya persediaan  yang ada.</p>
<p>Contoh perhitungan Harga Pokok Penjualan adalah :</p>
<p>Harga Pokok Penjualan :</p>
<p>Persediaan barang, 1 Januari Rp 10.000</p>
<p>Pembelian Rp 530.000</p>
<p>Dikurangi :</p>
<p>Retur dan Potongan pembelian (Rp 20.000)</p>
<p>Potongan pembelian (Rp 10.600)</p>
<p>Pembelian bersih Rp 499.400</p>
<p>Harga Pokok Barang Tersedia Untuk Dijual Rp 509.400</p>
<p>Dikurangi : Persediaan barang, 31 DesemberRp 60.000</p>
<p>Harga Pokok Penjualan Rp 449.400<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>PERSEDIAAN AWAL</strong></p>
<p>Persediaan awal sebesar Rp 10.000 diperoleh dari perhitungan fisik periode yang lalu</p>
<p><strong>PEMBELIAN<br />
</strong>Apabila  perusahaan menggunbakan metode persediaan periodic, maka pembelian  barang dagangan dicatat dengan mendebet rekening pembelian. Rekening  pembelian merupakan sebuah rekening sementara yang digunakan untuk  mengumpulkan seluruh harga pokok barang yang dibeli selama periode,  sehingga pada tiap akhir peeriode rekening ini harus ditutup.<br />
Misalkan pada tanggal 5 Januari perusahaan membeli barang dagangan secara kredit (2/10,</p>
<p>n/30) seharga Rp 530.000. Transaksi ini dicatat :</p>
<p>5 Januari Pembelia Rp 530.000</p>
<p>Hutang Dagang Rp 530.000</p>
<p>( untuk mencatat pembelian barang dagangan dengan termin (2/10,n/30)</p>
<p>Rekening  pembelian hanya digunakan untuk mencatat pembelian barang dagangan,  apabila perusahaan membeli barang yang digunakan untuk keperluan sendiri  misalnya membeli lemari untuk dipakai sendiri, maka yang didebet adalah  rekening aktiva yang bersangkutan.</p>
<p><strong>RETUR DAN POTONGAN PEMBELIAN</strong></p>
<p>Seperti  halnya transaksi penjualan, dalam transaksi pembelian terdapat juga  retur pembelian. Apabila barang yang dibeli dari pemasok ternyata rusak  atau tidak memuaskan, maka biasa pembeli mengembalikan barang tersebut  dan utang kepada pemasok menjadi berkurang. Kemungkinan lain adalah  barang tersebut tidak dikembalikan oleh pembeli tapi ia meminta potongan  harga. Untuk mencatat kejadian ini biasanya digunakan rekening Retur  dan Potongan pembelian.</p>
<p>Misal Pada tanggal 6 Januari dikembalikan barang sebesar Rp 20.000 yang dibeli pada tanggal 5 Januari. Maka jurnalnya adalah :</p>
<p>6 Januari Hutang Dagang Rp 20.000</p>
<p>-Retur Pembelian Rp 20.000</p>
<p>(untuk mencatat pengembalian barang )</p>
<p>Transaksi  retur pembelian sebenarnya dapat dicatat dengan mengkredit rekening  pembelian. Namun banyak perusahaan menyukai rekening retur dan potongan  pembelian, karena dari rekening ini dapat diketahui jumlah retur  pembelian yang terjadi selama periode.<br />
Rekening retur dan potongan  peembelian merupakan rekening lawan terhadap rekening pembelian. Saldo  reking retur dan potongan pembelian harus dikurangkan terhadap jumlah  pembelian kotor, sehingga dapat diketuhi pembeelian bersih.</p>
<p><strong>POTONGAN TUNAI PEMBELIAN</strong></p>
<p>Apabila  barang dagangan dibeli secara kredit maka syarat pembayarannya ditulis  pada faktur peembelian. Pemasok biasanya memberikan potongan kepada  pembeli yang membayar dalam waktu yang telah ditentukan. Jika penjual  memberikan potongan tunai, maka potongan tersebut oleh pembeli dinamakan  potongan tunai pembelian.</p>
<p>Sehubungan  dengan contoh sebelumnya yaitu pada tanggal 5 Januari perusahaan  membeli barang dagangan secara kredit (2/10, n/30) seharga Rp 530.000  Kemudian tanggal 6 Januari dikembalikan barang sebesar Rp 20.000 yang  dibeli pada tanggal 5 Januari. Seandainya tanggal 14 Januari perusahaan  melunasi semua hutangnya. Maka jurnalnya adalah :<br />
14 Januari Hutang dagang Rp 530.000</p>
<p>Potongan pembelian Rp 10.600</p>
<p>- Kas Rp 519.400</p>
<p>(Jurnal untuk mencatat saat pembayaran atas pembelian</p>
<p>barang tanggal 5 Januari, dengan potongan 2%)</p>
<p><strong>POTONGAN RABAT</strong></p>
<p>Biasanya  pembelian dalam jumlah yang besar bisanya mendapat potongan khusus dari  harga resmi yang tercantum. Potongan semacam ini disebut RABAT. Rabat  tidak dama dengan potongan tunai. Potongan tunai adalah potongan yang  diterima karena perusahaan membayar dalam waktu yang telah ditentukan  dalam syarat pembelian, sedangkan rabat adalah potongan yang diterima  berupa pengurang harga dari harga resmi. Rabat biasanya ditentukan dalam  tarif. Misalnya Barang dengan harga menurut daftar sebesar Rp100.000  dijual dengan rabat 30% . Harga jual sesungguhnya menjadi Rp 70.000 (  100.000- (30% x Rp 100.000). Rabat tidak dicatat dalam pembukuan, baik  dalam pembukuan pembeli maupun penjual.</p>
<p><strong>BIAYA ANGKUT</strong></p>
<p>Perjanjian  antara penjual dan pembeli mencakup ketentuan mengenai pihak manakah  yang harus menanggung biaya angkut barang ke gudang pembeli. Bila  pembeli yang menanggung biaya tersebut, ketentuan ini disebut franco  gudang penjual (FOB Shipping point), bila biaya angkut ditanggung oleh  penjual, ketentuan ini disebut franco gudang pembeli ( FOB Destination).</p>
<p><strong>Biaya Angkut bagi Pembeli</strong></p>
<p>Bila  barang dibeli dengan syarat franco gudang penjual, maka biaya angkut  yang telah dibayar oleh pembeli hendaknya didebet ke perkiraan Pembelian  dan dikredit ke rekening Kas. Beberapa perusahaan menggunakan perkiraan  yang diberi judul Angkos Angkut. Saldo perkiraan ini ditambahkan ke  saldo perkiraan pembelian untuk menetapkan jumlah harga pokok barang  yang dibeli.</p>
<p>Dalam  bebrapa hal, penjual mungkin membayar dimuka biaya angkut dan  menambahkannya ke Faktur, walaupun dalam perjanjiannya dinyatakan bahwa  pembeli yang menanggung biaya angkut tersebut (franco gudang penjual).  Bila penjual membayar lebih dulu biaya angkut, pembeli akan memasukkan  biaya itu dalam debet pembelian dan kredit hutang dagang. Misalnya  tanggal 15 Januari Amazon Co. membeli barang dari Bill Co. secara kredit  seharga Rp 5.000.000 dengan syarat franco gudang penjual, (2/10,n/30)  ditambah biaya angkut yang telah dibayar lebih dahulu oleh penjual  sebesar Rp50.000yang ditambahkan ke faktur. Ayat jurnalnya adalah :</p>
<p>15 Januari Pembelian Rp 5.050.000</p>
<p>- Hutang dagang Rp 5.050.000</p>
<p>(mencatat pembelian barang dagangan dengan franco gudang pembeli)</p>
<p>Bila  dalam perjanjian dicantumkan adanya potongan harga untuk pelunasan  lebih awal, maka potongan itu dihitung dari jumlah penjualan dan bukan  dari total jumlah dalam faktur. Misalkan Amazon Co. membayar hutang  tanggal 20 Januari , maka perhitungannya adalah :</p>
<p>Faktur dari Bill termasuk biaya angkut Rp 50.000 yang telah dibayar lebih dulu oleh penjual</p>
<p>Rp 5.050.000</p>
<p>Dasar menghitung potongan Rp 5000.000</p>
<p>Tarif potong 2%</p>
<p>Jumlah potongan (5.000.000 x 2%) Rp 100.000</p>
<p>Jumlah pembayaran Rp 4.950.000</p>
<p>Amazon akan menjurnal :</p>
<p>20 Januari Hutang dagang Rp 5.050.000</p>
<p>- Kas Rp 4.950.000</p>
<p>- Potongan pembelian Rp 100.000<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>Biaya Angkut bagi penjual</strong></p>
<p>Bila  dalam perjanjian dinyatakan bahwa penjual menanggung biaya angkut  (franco gudang pembeli), maka biaya angkut yang dibayar oleh penjual  didebet ke perkiraan Biaya transport. Total biaya ini dilaporkan dalam  perhitungan rugi laba sebagai biayapenjualan.</p>
<p><strong>PERSEDIAAN AKHIR</strong></p>
<p>Pada  akhir periode akuntansi, perusahaan yang menggunakan metoda periodic  harus melakukan perhitungan atas jumlah fisik persediaan yang belum  terjual. Jumlah fisik persediaan ini kemudian dikalikan dengan harga  pokok yang sesuai, sehingga dapat ditentukan harga pokok persediaan  akhir periode.<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>LABA KOTOR</strong></p>
<p>Laba kotor yang dimiliki oleh perusahaan berasal dari Penjualan neto dikurangi dengan</p>
<p>Harga Pokok Penjualan. Contoh :</p>
<p>Penjualan bersih Rp 9.590.000</p>
<p>Harga Pokok Penjualan Rp 449.400</p>
<p>Laba Kotor Rp 9.140.600<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>BIAYA OPERASIONAL</strong></p>
<p>Biaya  operasi perusahaan dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok dan  subjek. Pada perusaaah pengecar umumnya cukup membagi beban operasi  menjadi dua kelompok, yaitu biaya penjualan dan biaya umum.</p>
<p>Biaya  yang timbul secara langsung dan seluruhnya berhubungan dengan penjualan  barang dagangan, digolongkan sebagai biaya penjualan (selling  expenses). Contoh biaya gaji pegawai bagian penjualan, perlengkapan  gudang yang digunakan, penyusutan [eralatan gudang dan beban iklan.</p>
<p>Beban  yang timbul dalam operasi umum perusahaan digolongkan sebagai biaya  umum atau biaya administrasi. Contoh gaji pegawai kantor, asuransi dan  pajak biasanya dilaporkan dalam biaya umum.</p>
<p>Biaya  yang reletif kecil jumlahnya dan tidak dapat diindentifikasi ke  perkiraanutama umumnya dikumpulkan dalam perkiraan biaya penjualan  rupa-rupa dan biaya umum rupa-rupa.</p>
<p><strong>LABA DARI OPERASIONAL</strong></p>
<p>Selisih  antara laba kotor dengan total biaya operasi disebut laba dari operasi.  Jumlah laba operasi dan hubungannya dengan investassi modal serta  penjumlahan bersih merupakan faktor penting untuk menilai efisiensi  manajemen dan tingkat profitabilitas perusahaan. Bila biaya operasi  lebih besar dari laba kotor, selisih ini disebut kerugian dari operasi.</p>
<p>Prosedur-prosedur akhir periode pada perusahaan dagang dengan Metode Pisik</p>
<p>1. Pembuatan jurnal penyesuaian</p>
<p>2. Penyusunan Neraca Lajur</p>
<p>3. Penyusunan Laporan Keuangan</p>
<p>4. Pembuatan jurnal penutup pada akhir periode<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>PENYESUAIAN<br />
</strong>Penyesuaian  diperlukan pada akhir periode didalam suatu perusahaan dagang, pada  umumnya tidak berbeda dengan penyesuaian-penyesuaian dengan perusahaan  jasa.</p>
<p>Perusaah  yang menggunakan metode periodik sangat sederhana, namun metode ini  tidak dapat menyediakan informasi mengenai dua hal yang sangat  diperlukan dalam laporan keuangan, yaitu informasi tentang :</p>
<p>1. Persediaan yang ada pada setiap saat diperlukan</p>
<p>2. Harga pokok barang yang sudah dijual ( harga pokok penjualan)</p>
<p>Hal  ini disebabkan karena dalam metode persedian periodik rekening  persediaan barang dagangan tidak digunakan untuk mencatat pertambahan  persediaan karena adanya transaksian pembelian dan sebaliknya juga tidak  mencatat pengurangan persediaan karena adanya transakssi penjualan  sehingga dalam buku besar rekening persediaan hanya menunjukkan saldo  persediaan barang dagangan pada awal periode. Rekening ini tidak dapat  memberi informasi mengenai jumlah persediaan yang ada pada saat-saat  tertentu. Pada akhir periode perusahaan melakukan perhitungan atas  jumlah fisik persediaan yang ada digudang (belum terjual) pada akhir  periode. Informasi tentang persediaan akhir yang diperoleh melalui  perhitungan fisik ini harus dimasukkan dalam pembukuan perusahaan, agar  pembukuan dapat memberikan informasi sesuai dengan keadaan keadaan yang  sebenarnya pada akhir periode akuntansi. Proses untuk memasukkan data  persediaan akhir ini kedalam pembukuan perusahaan dilakukan dengan  membuat jurnal penyesuaian.</p>
<p>Sesuai  dengan rumus diatas maka jurnal penyesuaian untuk mecatat harga pokok  peenjualan dan persediaan akhir pada perusahaan yang menggunakan  persediaan periodic adalah :<br />
Apabila dalam buku besar terdapat  rekening-rekening yang berpengaruh atas pembelian, seperti rekening  biaya angkut pembelian, Retur dan Potongan Pembelian, dan Potongan Tunai  Pembelian, maka saldo rekening-rekening tersebut harus dipindahkan juga  kerekening Harga Pokok Penjualan.</p>
<p>Apabila  jurnal-jurnal penyesuaian tersebut diatas dibukukan ke buku besar, maka  saldo rekening Persediaan Barang Dagangan akan menunjukkan jumlah  persediaan yang ada pada akhir periode dari rekening Harga Pokok  Penjualan untuk periode yang bersangkutan.<br />
Untuk memperjelas,  dibawah ini data-data untuk penyesuaian pembukuan Perusahaan Dagang  MUTIARA pada akhir bulan Desember 2002 (dalam ribuan ):</p>
<p>1. Persediaan barang dagangan per 31 Desember 2002 Rp 40.000</p>
<p>2. Asuransi Dibayar Dimuka Rp 1.800</p>
<p>3. Depresiasi Gedung 10% pertahun</p>
<p>4. Gaji Pegawai yang masih harus dibayar Rp 5.000</p>
<p>5. Sewa yang masih harus dibayar Rp 4.000</p>
<p>Berdasarkan  data diatas, jurnal penyesuaian yang harus dibuat Perusahaan Dagang  MUTIARA pada tanggal 31 Desember 2002 adalah (dalam ribuan ) :<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>JURNAL PENYESUAIAN</strong></p>
<p>Tanggal Keterangan Jumlah</p>
<p>D K</p>
<p>Des 31 Harga Pokok Penjualan Rp 36.000</p>
<p>- Persediaan Barang Dagangan 36.000</p>
<p>31 Harga Pokok Penjualan 325.000</p>
<p>-Pembelian 325.000</p>
<p>31 Harga Pokok Penjualan 12.200</p>
<p>-Biaya Angkut Pembelian 12.200</p>
<p>31 Retur dan Potongan Pembelian 10.400</p>
<p>-Harga Pokok Penjualan 10.400</p>
<p>31 Potongan tunai pembelian 6.800</p>
<p>-Harga Pokok Penjualan 6.800</p>
<p>31 Persediaan barang dagangan 40.000</p>
<p>-Harga Pokok Penjualan 40.000</p>
<p>31 Biaya Asuransi 2.000</p>
<p>-Asuransi dibayar dimuka 2.000</p>
<p>31 Biaya Depresiasi Gedung 8.000</p>
<p>-Akum. penyusutan gedung 8.000</p>
<p>31 Biaya Gaji 5.000</p>
<p>-Hutang gaji 5.000</p>
<p>31 Biaya sewa 4.000</p>
<p>-Hutang sewa 4.000<br />
<strong></strong></p>
<p><strong>PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN</strong></p>
<p>Dengan  telah selesainya disusun pembuatan Neraca lajur, maka penyususnan  lapran keuangan dapat dilakukan dengan mudah karena data yang diperlukan  dalam pembuatan laporn keuangan telah tersedia di nerac lajur. Namun  demikian dalam menyusun laporan keuangan harus dilakukan dengan  memperhatikan cara-cara penyajian yang lazim.<br />
Berikut ini adalah laporan keuangan Perusahaan Daganga MUTIARA terdiri dari</p>
<p>1. Laporan Laba rugi</p>
<p>2. Laporan Perubahan ekuitas</p>
<p>3. Neraca</p>
<p>4. Laporan arus kas</p>
<p style="text-align:center;">&nbsp;</p>
<p style="text-align:center;"><strong>REFERENSI</strong></p>
<p>-         <a href="http://yudi-erwanto.blogspot.com/">http://yudi-erwanto.blogspot.com</a></p>
<p>-         <a href="http://baskoro-akuntansi.blogspot.com/">http://baskoro-akuntansi.blogspot.com</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/120/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=120&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/10/16/review-software-akuntansi-with-myob/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Automatic Teller Mecin (ATM)</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/09/28/automatic-teller-mecin-atm/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/09/28/automatic-teller-mecin-atm/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2010 10:22:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=116</guid>
		<description><![CDATA[AUTOMATIC TELLER MACHINE(ATM) Pada umumnya pengguna ATM kurang paham bagaimana c cara kerja dari sebuah mesin ATM tersebut,,,,,,,,sebetulnya cara kerjanya ini perlu diketahui agar nasabah paham cara kerja mesin yg sudah sering membantunya sehari-hari dalam masalah pengambilan dan penyimpanan duit,,,,,,,,,,,,,,,tentunya dengan paham dan lebih mengenal bagai mana cara kerja mesin ATM,,,kn kita bisa lebih hati-hati [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=116&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:center;">AUTOMATIC TELLER MACHINE(ATM)</h1>
<p>Pada umumnya pengguna ATM kurang paham bagaimana c cara kerja dari sebuah mesin ATM tersebut,,,,,,,,sebetulnya cara kerjanya ini perlu diketahui agar nasabah paham cara kerja mesin yg sudah sering membantunya sehari-hari dalam masalah pengambilan dan penyimpanan duit,,,,,,,,,,,,,,,tentunya dengan paham dan lebih mengenal bagai mana cara kerja mesin ATM,,,kn kita bisa lebih hati-hati dan lebih baik jg lebih aman,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,.</p>
<p><strong>MAGNETIC CARD READER</strong></p>
<p>Setelah kartu ATM dimasukan kedalam mesin ATM, maka kartu akan dibaca oleh magnetic card reader yang ada didalam mesin. Fungsi dari magnetic card reader hanya sebagai pembaca dan penerima data saja, setelah dibaca lalu data tersebut dikirim kesistem komputerisasi bank, karena fungsi hanya untuk penerima data maka magnetic card reader tidak memiliki memori yg bisa menyimpan data nasabah.</p>
<p><strong>DATA YANG DIACAK</strong></p>
<p>Saat mesin berhasil membaca data dalam kartu ATM tersebut, maka mesin akan meminta data pin(personal identification number). Pin ini tidak akan terdapat didalam mesin ATM kecuali harus di input oleh nasabah itu sendiri, kemudian setelah pin dimasukan maka data pin tersebut akan di acak(di-encripty) dengan rumus tertentu dan dikirim kesistem  komputerisasi bank bersangkutan, pengacakan data pin ini dimaksudkan agar data yang dikirim tidak bisa terbaca oleh pihak lain,,,,,,,,,,,apa lagi menggantinya dengan yg lain.</p>
<p>Pin yg sudah diacak berikut isi data dari kartu ATM tersebut, akan dikirim langsung ke sistem komputer bank untuk diverifikasi. Setelah data selesai diproses disistem komputer bank, maka data akan dikirim kembali ke ATM, maka nasabah atau pengguna akan mendapat apa yg dia minta di ATM.</p>
<p>Perlu nasabah mengetahui bahwa mesin ATM tidak menyimpan data nasabah maupun pin nasabah, karena prinsip kerja mesin ATM hanya menyampaikan pesan (pass trough request) nasabah ke sistem komputer bank bersangkutan, makanya ketika nasabah mengambil duit yg ingin di ambil melalui mesin ATM harus menunggu beberapa menit karena semua itu akibat proses dari pin yg di proses di bank yg bersangkutan.</p>
<p><strong>PENTINGNYA KARTU ATM &amp; PIN</strong></p>
<p>Karena cara kerja mesin ATM seperti dijelaskan di atas, maka ada dua hal yg sangat penting untuk menjaga transaksi nasabah di ATM agar aman, yaitu ; kartu ATM dan PIN, kedua perangkat ini seperti gembok dan anak kuncinya, satu dengan lainnya saling behubungan erat.</p>
<p>Sebab itu pula untuk menjaga keamanan, jgn pinjamkan kartu ATM kepada orang lain untuk kepentingan apapun. Simpanlah  kartu ATM pada tempat-tempat yg aman yg tidak mudah dijangkau orang lain.</p>
<p>Sedangkan untuk PIN ada beberapa hal perlu di perhatikan juga oleh nasabah dalam menjaga kerahasiaannya yaitu seperti;</p>
<p>Ø  Jangan pernah memberitahukan pin kepada orang lain</p>
<p>Ø  Sedapat mungkin untuk jgn sampaikan ada yg lihat saat kita meng-input pin</p>
<p>Ø  Kalau bisa ganti pin secara berkala</p>
<p>Ø  Pin jangan sesuatu yang mudah ditebak, misalnya tanggal lahir</p>
<p>Ø  Jangan menyimpan surat pemberitahuan pin dari bank didalam dompet</p>
<p>Ø  Terus jangan mencatat pin dan menyimpannya dalam dompet</p>
<p>Ø  Pin menjadi tanggung jawab sepenuhnya dari pemilik rekening tersebut. Pin ini bersifat sangat pribadi, untuk itu hanya diketahui oleh pemiliknya saja, dengan menjaga kerahasiaan pin maka nasabah menjaga keamanan rekeningnya sendiri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/116/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=116&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/09/28/automatic-teller-mecin-atm/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sistem Informasi Akuntansi</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/09/28/sistem-informasi-akuntansi/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/09/28/sistem-informasi-akuntansi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 28 Sep 2010 10:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=112</guid>
		<description><![CDATA[Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern, atau dapat juga di artikan sebagai sebuah sistem dmn didalamnya terdapat sebuah data yg di olah untuk menghasilkan informasi dengan prosedur pencatatan yang akhirnya bertujuan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=112&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;">Sistem Informasi Akuntansi </span></strong><span style="text-decoration:underline;">(SIA) </span></h1>
<p>Adalah suatu komponen organisasi yang mengumpulkan, mengklasifikasikan, mengolah, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi finansial dan pengambilan keputusan yang relevan bagi pihak luar perusahaan dan pihak ekstern, atau dapat juga di artikan sebagai sebuah sistem dmn didalamnya terdapat sebuah data yg di olah untuk menghasilkan informasi dengan prosedur pencatatan yang akhirnya bertujuan untuk mencapai sebuah tujuan.</p>
<p>Ada 2 pengertian juga tentang SIA dari pendapat lainnya:</p>
<p>Ø  <em><strong>Wilkinson (1991)</strong></em></p>
<p><strong>Sistem informasi akuntansi</strong> (SIA) merupakan suatu kerangka pengkordinasian sumber daya <em>(data, meterials, equipment, suppliers, personal, and funds) </em>untuk mengkonversi input berupa data ekonomik menjadi keluaran berupa informasi keuangan yang digunakan untuk melaksanakan kegiatan suatu entitas dan menyediakan informasi akuntansi bagi pihak-pihak yang berkepentingan.</p>
<p>Ø  <em><strong>Gelinas, Orams, dan Wiggins (1997)</strong></em></p>
<p>Mendefinisikan <strong>sistem informasi </strong><strong>akuntansi </strong>(SIA) sebagai subsistem khusus dari <strong>sistem informasi manajemen </strong>yang tujuannya adalah menghimpun, memproses dan melaporkan informsi yang berkaitan dengan transaksi keuangan.</p>
<p><strong><em>Sistem Informasi Akuntansi terdiri dari 3 subsistem:</em></strong></p>
<p>Ø  Sistem pemrosesan transaksi, mendukung proses operasi bisnis harian.</p>
<p>Ø  Sistem buku besar/pelaporan keuangan, menghasilkan laporan keuangan, seperti laporan laba/rugi, neraca, arus kas, pengembalian pajak.</p>
<p>Ø  Sistem pelaporan manajemen, yang menyediakan pihak manajemen internal berbagai laporan keuangan bertujuan khusus serta informasi yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, seperti anggaran, laporan kinerja, serta laporan pertanggungjawaban.</p>
<p>Berbagai transaksi non keuangan yang tidak bisa diproses oleh Sistem Informasi Akuntansi biasa, diproses oleh Sistem Informasi Manajemen. Adapun perbedaan keduanya adalah :</p>
<p>Ø  SIA mengumpulkan mengklasifikasikan,memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan informasi keuangan</p>
<p>Ø  SIM mengumpulkan mengklasifikasikan, memproses, menganalisa dan mengkomunikasikan semua tipe informasi</p>
<p><strong><em>Sebuah Sistem Informasi Akuntansi menambah nilai dengan cara:</em></strong></p>
<p>Ø  Menyediakan informasi yang akurat dan tepat waktu sehingga dapat melakukan aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.</p>
<p>Ø  Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produk dan jasa yang dihasilkan</p>
<p>Ø  Meningkatkan efisiensi</p>
<p>Ø  Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan</p>
<p>Ø  Meningkatkan <em>sharing knowledge</em></p>
<p>Ø  Menambah efisiensi kerja pada bagian keuangan</p>
<p><strong><em>2 komponen Sistem Informasi Akuntansi antara lain :</em></strong></p>
<p>Ø  Spesialis Informasi</p>
<p>Ø  Akuntan</p>
<p><strong><em>Contoh Sistem Informasi Akuntansi sebagai pusat informasi perusahaan:</em></strong></p>
<p>Ø  Bagian pemasaran mempertimbangkan untuk memperkenalkan jenis produk baru dalam jajaran produksi perusahaan, untuk itu bagian tersebut meminta laporan analisa perkiraan keuntungan yang dapat diperoleh dari usulan produk baru tersebut</p>
<p>Ø  Bagian SIA memproyeksikan perkiraan biaya dan perkiraan pendapatan yang berhubungan dengan produk tersebut, kemudian data yang diperoleh diproses oleh EDP. Setelah diproses hasilnya dikembalikan ke bagian SIA untuk kemudian diberikan ke bagian pemasaran.</p>
<p>Kedua bagian akan merundingkan hasil analisa tersebut untuk dicari keputusan yang sesuai.Dari contoh diatas dapat ditemukan 2 aspek yang berhubungan dengan sistem bisnis modern yaitu :</p>
<p>Ø  Pentingnya komunikasi antar departemen yang mengarah untuk tercapainya suatu keputusan.</p>
<p>Ø  Peranan SIA dalam menghasilkan informasi yang dapat membantu departemen lainnya untuk mengambil keputusan.</p>
<p><strong><em>Informasi Akuntansi yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Akuntansi dibedakan menjadi 2, yaitu :</em></strong></p>
<p>Ø  Informasi Akuntansi keuangan, berbentuk laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak extern.</p>
<p>Ø  Informasi Akuntansi Manajemen, berguna bagi manajemen dalam pengambilan keputusan.</p>
<p><em>Salah satu tujuan dari pengembangan sistem informasi akuntansi</em> adalah menambah nilai bagi perusahaan. Sistem informasi akuntansi dapat memberi nilai tambah dengan :a. Memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu.</p>
<p>Ø  Penerapan <strong>sistem informasi akuntansi </strong>meningkatkan efektivitas dan efisiensi biaya dalam mengumpulkan informasi ekonomi.</p>
<p>Ø  Membantu serta meningkatkan kualitas keputusan yang akan diambil oleh pihak manajemen.</p>
<p>Ø  Meningkatkan pembagian pengetahuan (<em>knowledge sharing</em>).</p>
<p>Sistem informasi manajemen berkepentingan dengan penyediaan informasi yang menyeluruh dan terintegrasi untuk membantu pengambilan keputusan bagi berbagai tingkatan manajemen dalam suatu organisasi atau perusahaan. Ditinjau dari hal tersebut, maka <strong>sistem informasi akuntansi </strong>merupakan subsistem dari sistem informasi manajemen.</p>
<p><strong><em>Setiap <strong>sistem informasi akuntansi</strong></em></strong><strong><em> </em></strong><strong><em>akan melaksanakan lima fungsi utamanya yaitu :</em></strong></p>
<p>Ø  Mengumpulkan dan menyimpan data dari semua aktivitas dan transaksi perusahaan</p>
<p>Ø  Memproses data menjadi informasi yang berguna pihak manajemen.</p>
<p>Ø  Memanajemen data-data yang ada kedalam kelompok-kelompok yang sudah ditetapkan  oleh perusahaan.</p>
<p>Ø  Mengendalikan kontrol data yang cukup sehingga aset dari suatu organisasi atau perusahaan terjaga.</p>
<p>Penghasil informasi yang menyediakan informasi yang cukup bagi pihak manajemen untuk melakukan perencanaan, mengeksekusi perencanaan dan mengkontrol aktivitas.</p>
<p style="text-align:center;"><strong><span style="text-decoration:underline;">DAFTAR  PUSTAKA</span></strong></p>
<p>Ø  <strong><em><a href="http://www.anneahira.com/artikel-umum/sistem-informasi-akuntansi.htm">http://www.anneahira.com/artikel-umum/sistem-informasi-akuntansi.htm</a></em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Ø  <strong><em><a href="http://blog.re.or.id/tujuan-pengembangan-sistem-informasi-akuntansi.htm">http://blog.re.or.id/tujuan-pengembangan-sistem-informasi-akuntansi.htm</a></em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Ø  <strong><em><a href="http://blog.re.or.id/fungsi-utama-sistem-informasi-akuntansi.htm">http://blog.re.or.id/fungsi-utama-sistem-informasi-akuntansi.htm</a></em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>Ø  <strong><em><a href="http://blog.re.or.id/definisi-sistem-informasi-akuntansi.htm">http://blog.re.or.id/definisi-sistem-informasi-akuntansi.htm</a></em></strong></p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/112/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=112&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/09/28/sistem-informasi-akuntansi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nasionalisme &amp; Mahasiswa</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/05/22/nasionalisme-mahasiswa/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/05/22/nasionalisme-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 19:05:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Nasionalisme Kini dan Gerakan Mahasiswa Dari preseden yang ada mengenai nasionalisme, musuh bersama menjadi sebuah kebutuhan jika nasionalsime ingin mempunyai tempat dalam kehidupan Indonesia. Namun pencarian terhadap musuh bersama ini tidaklah sekadar mencari subyek ataupun obyek yang sekadar dijadikan tumbal caci maki oleh civil society (yang di dalamnya terdapat juga gerakan mahasiswa), melainkan juga harus [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=97&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;">Nasionalisme Kini dan Gerakan Mahasiswa</h2>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:justify;">Dari preseden yang ada mengenai nasionalisme, musuh bersama menjadi sebuah kebutuhan jika nasionalsime ingin mempunyai tempat dalam kehidupan Indonesia. Namun pencarian terhadap musuh bersama ini tidaklah sekadar mencari subyek ataupun obyek yang sekadar dijadikan tumbal caci maki oleh civil society (yang di dalamnya terdapat juga gerakan mahasiswa), melainkan juga harus mencari subyek atau obyek yang memang harus dijadikan musuh bersama karena pengaruhnya yang buruk bagi masyarakat. Nasionalisme akan selalu berkaitan erat dengan masalah kedaulatan sebuah negara. Kedaulatan adalah sebuah hal yang mutlak dimiliki oleh sebuah negara dan tidak bisa diganggu gugat oleh negara atau pihak manapun. Pada perkembangan saat ini, kedaulatan negara tidaklah lagi menjadi hal yang mutlak untuk dipraktekkan. Karena dengan munculnya berbagai macam organisasi internasional (OI) dan semakin kuatnya posisi tawar negara-negara maju di dalam OI tersebut, kedaulatan negara menjadi semakin kabur. Prinsip koordinatif yang dikembangkan ketika awal Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) muncul menggantikan Liga Bangsa-bangsa (LBB) tidak lagi tegas jika sudah berhadapan dengan kepentingan negara-negara besar. Nasionalisme telah digantikan oleh globalisasi sedikit demi sedikit. Globalisasi yang lahir dari budaya sebuah bangsa, dan dijadikan budaya tunggal dunia. Indonesia terkena dampak dari globalisasi ini. Hukum positif Indonesia tidak lagi menjadi kewenangan legislatif, melainkan harus mematuhi regulasi internasional yang dihasilkan oleh OI yang dikontrol oleh negara-negara maju.</p>
<p style="text-align:justify;">Nasionalisme sebuah bangsa menentukan arah pergerakan bangsa tersebut kepada pilihan yang lebih buruk atau baik. Negara-negara maju pada saat ini menekankan pentingnya nasionalisme ketika mereka sedang berada dalam posisi sebagai negara sedang berkembang. Ketika posisi mereka berubah, nasionalisme mereka tidak ikut berubah dan justru berusaha menyebarkan nasionalisme mereka ke negara lain. Jadi, ketika muncul pertanyaan: masih relevankah nasionalisme untuk Indonesia, hal ini harus dijawab dengan mudah jika melihat preseden dan memiliki visi yang tegas mengenai bangsa ini. Bangsa yang tidak memiliki kedaulatan penuh atas wilayahnya, akan selalu menjadi bangsa kelas dua di lingkungan internasional, akan selalu menjadi bangsa konsumtif yang dependen terhadap negara lain. Kedaulatan penuh dapat diwujudkan jika masyarakat dalam suatu bangsa memiliki visi yang kuat untuk mengarahkan bangsanya menjadi lebih baik. Sebuah visi yang kuat dapat lahir jika dilandaskan dengan nasionalisme. Tanpa adanya nasionalisme, tidak akan ada visi, tidak akan ada kedaulatan, dan tidak akan ada perubahan bagi bangsa ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu bagaimana mahasiswa Indonesia (baca: mahasiswa UKSW) mewujudkan nasionalisme yang erat kaitannya dengan musuh bersama? Tindakan apa yang harus dilakukan oleh mahasiswa Indonesia? Berbagai cara diwujudkan oleh civil society dalam mencari musuh pada saat ini untuk menunjukkan nasionalisme mereka, terlepas dari kepentingan yang mereka usung. Ada yang melalui tindakan elitis, persuasif, underground, sampai pada taraf anarkis. Isu yang muncul pun semakin beragam seperti program peningkatan kualitas pendidikan, penghapusan utang luar negeri, nasionalisasi perusahaan multinasional, anti OI, dan lainnya. Tindakan mewujudkan nasionalisme melalui metode-metode dan isu-isu tersebut terjadi dengan mendasar pada kondisi yang berkembang pada saat ini. Mahasiswa Indonesia tidak harus terikat dengan metode-metode dan isu-isu yang ada. Kajian ilmiah menjadi sebuah keharusan bagi mahasiswa Indonesia yang merupakan civil society berbasis kaum intelektual untuk dapat mengidentifikasi musuh bersama yang ingin dikedepankan. Tanpa adanya kajian ilmiah yang mendalam, aksi dalam mengedepankan musuh bersama untuk membangkitkan kembali nasionalisme hanya akan menjadi aksi taktis yang tak ada kontinuitasnya. Kajian ini juga tidak hanya sekadar bergerak dalam isu-isu terkini saja, namun juga harus mampu mengantisipasi kemungkinan yang terjadi pada masa yang akan datang, sehingga mahasiswa Indonesia tidak tergagap-gagap untuk menghadapi perubahan masyarakat yang drastis.</p>
<h2 style="text-align:center;">Mahasiswa dan Nasionalisme</h2>
<p style="text-align:justify;">Kajian ilmiah yang menjadi suatu keharusan bagi mahasiswa Indonesia dalam membangkitkan kembali nasionalisme, harus mampu diwujudkan jika mahasiswa Indonesia tidak ingin terjebak dalam romantisme masa lalu. Mahasiswa Indonesia harus sungguh-sungguh dalam mempersiapkan dan meningkatkan kualitas dirinya agar mampu membangkitkan kembali nasionalisme Indonesia. Ketika kualitas diri mahasiswa Indonesia meningkat dan kajian ilmiah semakin menguat, mahasiswa Indonesia (termasuk mahasiswa UKSW) akan mampu menjadi think tank bagi pergerakan nasionalisme di Indonesia. Semoga.</p>
<h2 style="text-align:center;">Nasionalisme Mahasiswa</h2>
<p style="text-align:justify;">Bentuk kecintaan kepada suatu Negara nya menjadi sebuah tanggungjawab yang seharusnya dimiliki oleh setiap warga Negara sebagai bentuk kontribusi terhadap wilayah tempat ia hidup dan berkehidupan. Sudah sewajaranya memang rasa cinta ini dikembangkan sejak dini untuk memberikan suatu semangat bela Negara dan semangat filantropi terhadap Negara tercinta.  Makna mendalam ini tentunya bisa diimplementasikan dalam berbagai bentuk, akan tetapi semangat yang dibangun adalah semangat untuk senantiasa melakukan pengembangan diri dan pengembangan komunitas sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara.</p>
<p style="text-align:justify;">Pemuda saat ini mempunya berbagai perspektif tentang apa itu cinta tanah air. Luasnya spectrum perspektif ini dikarenakan adanya suatu ketidakpercayaan pemuda terhadap negaranya sendiri. Hal ini bisa terbangun akibat pemuda tidak merasakan langsung apa yang telah diberikan oleh Negara untuk dirinya. Tentu sangat disayangkan jika semangat nasionalisme ini tidak terbangun, bisa jadi di masa yang akan datang, Indonesia akan diisi oleh orang-orang opurtunis yang hanya mementingkan keuntungan sesaat.  Gejala seperti ini sudah terjadi, dimana bisa kita lihat para birokrat Negara ini tidak pernah mau untuk melakukan investasi jangka panjang untuk Indonesia, karena jelas tidak menguntungkan secara langsung untuk dirinya.</p>
<p>Perlu diakui memang luasnya spectrum perspektif nasionalisme ini ternyata berdampak pada lebih banyaknya pemuda yang lebih mementingkan dirinya ketimbang Negara. Mereka hanya menganggap dirinya “numpang” hidup di suatu wilayah tanpa ada tanggung jawab untuk menjaga dan membela Negara nya. Permasalahan ini tentu harus diselesaikan dengan membangun jiwa Negarawan diantara para pemuda yang nantinya akan jadi agen pengubah bangsa di masa yang akan datang.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://ridwansyahyusufachmad.wordpress.com/2009/05/19/nasionalisme-mahasiswa/merdeka/"></a>Langkah awal yang perlu dikembangkan adanya suatu proses pendidikan dan pembudayaan yang baik sejak sekolah dasar. Dimana pendidikan kewarganegaraan tidak hanya sebagai mata pelajaran yang lepas lalu saja. Akan tetapi, menjadi sebuah mata pelajaran untuk “mendoktrin” jiwa Negarawan diantara para pelajar di Indonesia. Cara ini terbukti sukses di Republik Rakyat Cina, dimana ada mata pelajaran khusus untuk menanamkan semangat komunisme. Sehingga di masa yang akan datang akan timbul suatu kecintaan mendalam terhadap Negara Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Bentuk dari pembuktikan rasa Nasionalisme kini tentu berbeda dengan yang dilakukan oleh pejuang kita di masa lalu. Pejuang kemerdekaan dan revolusi lebih banyak mengedepakan perjuangan fisik sebagai bentuk Nasionalisme. Atau saat pejuang reformasi melawan rezim, pergerakan dengan mobilisasi massa menjadi pilihan untuk menumbangkan rezim yang memimpin secara tidak adil.</p>
<p style="text-align:justify;">Masa kini adalah masa globalisasi informasi dan kompentensi. Sudah sewajarnya pembuktian Nasionalisme  dilakukan dalam bentuk karya nyata dan prestasi yang mampu menjadikan sebuah Inspirasi bagi banyak orang. Mengejar prestasi secara akademik dengan pembuktian hasil yang memuaskan merupakan bentuk Nasionalisme jika diiringi dengan semangat inovasi dan kreatifitas untuk mengembangkan masyarakat. Mahasiswa kini dituntut mampu membuat karya nyata yang bisa bermanfaat untuk hajat hidup orang banyak. Mahasiswa tidak boleh lagi berpikir tentang pekerjaan apa yang akan didapatkannya setelah lulus, akan tetapi mahasiswa dituntut untuk berpikir keras agar mampu membuka lapangan pekerjaan untuk kesejahteraan masyarakat banyak.  Disinilah peran mahasiswa masa kini dan masa depan, dimana mampu menjadi bagian dari solusi atas permasalahan masyarakat, mampu membangun opini positif di masyarakat dan mampu menginspirasi masyarakat agar memiliki suatu perspektif positif terhadap masa depan Indonesia yang lebih baik.</p>
<h2 style="text-align:center;">Nasionalisme Mahasiswa sebagai masyarakat umum</h2>
<p style="text-align:justify;">Sebagai masyarakat umum, saya menilai para mahasiswa lebih peduli dan lebih suka mendemo dan menghujat pemerintah, daripada memikirkan nasib bangsa yang terancam disintegrasi.</p>
<p style="text-align:justify;">Coba perhatikan, apa sumbangan pemikiran mahasiswa untuk memecahkan masalah separatis di Papua dan Aceh? Dan kalau kita ingat kelahiran Sumpah Pemuda, justru seharusnya dalam kondisi saat ini, para mahasiswa tampil di depan untuk mempertahankan NKRI. Seharusnya kan bisa bahu-membahu bersama pemerintah menemukan solusi yang terbaik untuk semuanya, itu baru kaum intelektual, jangan bisanya cuman menuntut, menuntut dan lagi2 menuntut. Bantulah pemerintah dengan solusi, Dewasalah dalam bersikap, &#8220;Jangan tanya apa yang negara dapat berikan pada anda tapi tanyalah apa yang dapat anda berikan untuk negara ini&#8221;.</p>
<p>Ironis dan sangat ironis, ternyata BEM atau Kelompok lainnya lebih hobi berpolitik jalanan dari pada masalah krisis kedaulatan bangsa.</p>
<h2 style="text-align:center;">Kembalikan Semangat Nasionalisme Mahasiswa</h2>
<p style="text-align:center;">Rumahku adalah istanaku<br />
Negaraku adalah istanaku<br />
Indonesiaku adalah istanaku<br />
&#8211;</p>
<p style="text-align:justify;">PENANGGALAN kalimat ini menjadi penyemangat membangun komitmen bangsa dalam menghadapi globalisasi yang tidak bisa dihindari. Problematika bangsa juga nampak pada kesadaran hukum. Demokrasi pun dipandang dari ’kulit’ semata, tidak memerhatikan perwujudan civil society. Ini berakibat munculnya konflik seiring lemahnya pemahaman dan kesadaran jati diri bangsa.</p>
<p style="text-align:justify;">Hal ini dikemukakan pemateri tunggal, Drs Suparlan Al Hakim MSi, pada acara Studium General Matakuliah Pengembangan Kepribadian (MPK) bertajuk ’Menegaskan Kembali NKRI’ di aula utama Universitas Negeri Malang (UM), Selasa (19/2).</p>
<p style="text-align:justify;">Suparlan juga mengomentari lemahnya kesadaran hukum masyarakat. ”Penegak dan penikmat hukum belum mampu berperan sebagai kata kunci terwujudnya supremasi hukum,” ujarnya<br />
Suparlan yang dosen di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UM ini juga menyarankan untuk membina jiwa nasionalis dalam konteks NKRI. ”Yang berbeda-beda mari dipersatukan dengan mengekspresikan makna simbolik identitas bangsa, seperti bendera kebangsaan, lagu kebangsaan, serta lambang negara yakni garuda Pancasila,” ajak Suparlan.</p>
<p style="text-align:justify;">Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Mata Kuliah Umum, Dr Anang Santoso mengatakan, acara yang menginjak tahun keempat ini bertujuan memupuk rasa nasionalisme pada diri mahasiswa. ”Selain itu membuka wawasan secara komprehensif, sehingga diharapkan mahasiswa bisa memahami wacana nasionalisme dan bersikap arif</p>
<p style="text-align:center;">
<p style="text-align:center;"><strong>MANUSIA TERTUA DI DUNIA TERNYATA BERUSIA 256 TAHUN ( PICS ! )</strong></p>
<p>Ini adalah sebuah berita yang pernah disiarkan oleh Majalah Time. Seorang warga China tepatnya di provinsi szechwan bernama Li Ching-yun adalah manusia terlama hidup yang pernah dicatat sepanjang sejarah.</p>
<p>Menurut berita yang disiarkan oleh Majalah Time, Li Ching-yun meninggal pada usia 256 tahun. Ketika ditanya apa rahasia umur panjang, maka Li Ching-yun mempunyai beberapa resep, yaitu:</p>
<p>- Mengutamakan Mengkonsumsi tumbuh-tumbuhan (Sayur-Mayur)<br />
- Meminum Sake Secukupnya<br />
- Biarkan hati tetap tenang<br />
- Duduk seperti kura-kura<br />
- Sigap Berjalan Seperti Punai, dan<br />
- Tidur seperti anjing</p>
<p>Li Ching-yun selama masa hidup memiliki 23 orang istri, dengan jumlah anak 60 orang. Ching-yun meninggal setelah memiliki keturunan pada generasi ke-12</p>
<p><strong> </strong></p>
<p style="text-align:center;"><strong>MANUSIA TERTUA DI DUNIA KELAHIRAN TAHUN 1880 !</strong></p>
<p><a href="http://1.bp.blogspot.com/_6I27LgG9bck/SZPTyHKn0-I/AAAAAAAAHuM/S48tFuBwyrI/s1600-h/tertua2.jpg"></a><br />
Wah ternyata masih ada ya manusia kelahiran tahun 1880!! jika dihitung manusia tersebut sekarang sudah berumur 129 tahun!! waduh luar biasa panjang umut ya?? padahal seiring perkembangan zaman usia manusia akan semakin pendek&#8230; namun ternyata masih ada saja manusia yang berumur panjang.. entah ini sebuah anugerah atau musibah karena dengan usia yang lanjut kondisi fisik sudah amat sangat menurun.. namun yang amat sangat mengherankan jikalau manusia berusia lanjut masih sanggup untuk menikah seperti yang dialami oleh <a href="http://varius-opinion.blogspot.com/2009/01/cinta-itu-buta-usia-bukan-penghalang.html">wok kundur dan mohd nor</a>.. hehehehe OK sekarang kita lanjutkan pada Manusia Kelahiran tahun 1880</p>
<p>Lihat Biodata yang tertera pada paspor wanita asal pakistan ini.. jika anda lihat dengan jelas maka akan terlihat bahwa tahun kelahirannya adalah tahun 1880.. waw.. biasanya pada jaman itu belum ada kalender makanya tanggal dan bulannya tidak ditulis atau mungkin yang bersangkutan telah lupa.</p>
<p>Sebenarnya mungkin di dunia kita sekarang ini masih tersisa beberapa orang angkatan tahun 1800an.. walaupun mungkin tidak lebih dari 100 orang.. contohnya yah wanita asal pakistan ini, dan saya juga mengenal satu nenek di jakarta yang katanya dia sekarang sudah berumur 100an lebih.. namun beliau lupa dengan tahun lahirnya. sehingga tidak bisa diprediksi.. yah namanya juga sudah tua sehingga jadi pikun.</p>
<p>Ambu Unah ini juga, Nenek berusia 143 tahun di Sensus oleh Tim dari BPS</p>
<p>Ditengah-tengah pelaksanaan Sensus Penduduk, Tim dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, menemukan warga usia tertua yaitu Askah binti Singga (101 tahun) di Desa Sindang Laut, Kecamatan Carita dan Maemunah (143 tahun) di Kampung Jaha Girang Rt 15/06 Desa Kadu Dodol, Kecamatan Cimanuk.</p>
<p>Nenek Maemunah yang biasa akrab dipanggil Ambu Unah, berdasarkan data sensus yang dikirimkan ke Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pandeglang, diduga lahir tahun 1867 silam. Oleh karena itu melalui Tim Koordinator Probing Pendalaman dan Pengkajian Data penduduk, BPS Kabupaten Pandeglang melakukan survey langsung ke lapangan guna mengetahui ke-validan data tersebut. “Hasil yang kami terima dari petugas dilapangan, ditemukan ada warga yang usianya mencapai ratusan tahun, dan kami perlu mendalami dan mengkaji data itu,” kata Budiman, BST selaku Koordinator Tim.</p>
<p>Sungguh sangat luar biasa, di seusia yang ratusan tahun ini, Ambu Unah masih dapat beraktifitas seperti layaknya orang usia 50-60 tahunan. Bahkan, ia masih senang jajan dan jalan-jalan keluar rumah, bermodalkan tongkat bambunya.</p>
<p>Ambu Unah yang mempunyai anak 10 ini, terlihat tidak pikun dan menurut penuturan anggota keluarganya ia tidak pernah mengalami sakit. Semua organ tubuhnya, mata, hidung, mulut, tangan dan lainnya masih berfungsi dengan normal, hanya saja telinganya sudah terganggu, sehingga jika berbincang dengannya harus dengan nada atau suara keras. Dari kesepuluh anaknya ini, yang masih hidup tinggal 5 orang, yaitu Syarif, Agus, Darwati, Samarudin dan Sanawati,” kata Ambu Unah, di rumahnya.</p>
<p>Nenek yang hidup di 5 zaman ini, pada saat dikunjungi tim banyak menceritakan pengalaman hidupnya. Diantaranya ia masih mengingat peristiwa penjajahan Belanda dan Jepang, khususnya saat Multatuli (Belanda) masuk ke Rangkas Bitung, Kabupaten Lebak, termasuk pembangunan rel kereta yang menghubungkan stasiun Rangkas Bitung-Tanah Abang dan Rangkas Bitung-Labuan, Kabupaten Pandeglang.</p>
<p>Saat ditanya kesaksiannya, pada saat terjadinya letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883, ia hanya mengatakan bahwa pada saat meletusnya Gunung Krakatau yang ia rasakan adalah terjadinya lini (gempa bumi) yang dilanjutkan esoknya dengan hujan es, tuturnya.</p>
<p>Ketika ditanya apa rahasianya bisa berumur panjang, ia hanya menyarankan agar selalu membaca shalawat yang sering ia lantunkan “Allahumma junjung umur, Saumur-umur didunia, Hilang lara datang rohmat ditambah nikmat, Ternyatane Cisadane, Cur mancur Cahaya ti Rosul, Car Muncar Cahaya ti Allah, Laaila Ha Illallah Muhammadarrasulullah”.</p>
<p>Uniknya, menurut penuturan keluarganya, Ambu Unah selalu meminta makanan yang disukainya yaitu Roti, permen dan susu, bahkan menurut pengakuan Darwati (anaknya yang ke delapan, 69 tahun), sehari bisa menghabiskan 2-3 kaleng susu formula dan permen satu toples.</p>
<p>“Kalau susunya sudah habis 2-3 kaleng, nenek sering meminta lagi dan harus dituruti. Kesukaannya makan permen juga tidak bisa dilarang, sehari bisa menghabiskan satu toples permen” lanjutnya.</p>
<p>Nenek yang dikenal dekat dengan masyarakat dikampungnya ini dan kadang-kadang suka diminta bantuannya untuk menyembuhkan penyakit anak-anak seperti panas, kejang-kejang dan sebagainya. Aktifitas kesehariannya, yang paling ia sukai adalah menonton televisi, “Dia paling senang, kalau acara TV belum selesai, TV tidak boleh dimatiin” ujar Samarudin (anak ke kesembilannya).</p>
<p>Saat ditanya, apakah Ambu Unah sering keluar Samarudin menjelaskan “Paling ia keluar ke warung dekat rumahnya untuk membeli permen dan roti. Kami selalu menjaganya, khawatir Ia ngeluyur kemana-mana, pak,” jelasnya, seraya mejelaskan bahwa Ambu Unah ini sulit makan nasi, jikapun ia mau hal itu harus dipaksa.</p>
<p>Menurut anggota keluarganya, sampai sekarang Ambu Unah itu tidak mengenal uang, kecuali uang gobang dan uang sen zaman dulu, ujarnya. Ambu Unah juga tidak pernah sakit, padahal dari makanan ia tidak mengenal ada pantangan, lanjutnya.</p>
<p>Pihak BPS sendiri, sampai saat ini akan melakukan pendalaman untuk memastikan apakah pengakuan Ambu Unah ini Valid, ujar Syarif Hidayat Ketua BPS Kabupaten Pandeglang. Pendalaman yang akan kami lakukan terutama terkait silsilah keturunan dan bukti tertulis sejarah lainnya serta beberapa faktor pendukung lainnya. Data yang kami peroleh akan kami tindak lanjuti dengan melaporkannya ke BPS tingkat Provinsi dan Pusat.</p>
<p>Sebagai informasi tambahan saat ini menurut Guinness World Records orang tertua di dunia berusia 114 tahun 357 hari,yang telah meninggal seminggu sebelum ulang tahunnya ke-115-nya. Kama Chinen, warga suatu pulau sub-tropis di Okinawa, Jepang, meninggal pada tanggal 2 Mei 2010. Sementara itu untuk manusia tertua di Jawa Barat adalah Ny. Kasliah (115) asal Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya dan menjadi orang tertua di Jawa Barat dan akan diajukan untuk menjadi orang tertua di Indonesia.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/97/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=97&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/05/22/nasionalisme-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MANAJEMENT PERKANTORAN</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/03/21/manajement-perkantoran/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/03/21/manajement-perkantoran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Mar 2010 04:02:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=89</guid>
		<description><![CDATA[Manajemen Perkantoran dan Perumusan Organisasi 1. Pengertian Manajemen Kantor Manajemen Kantor adalah Perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan pekerjaan ketatausahaan untuk mencapai tujuan yang telah diperkirakan. Manajemen Kantor adalah seluruh kegiatan penataan yang berhubungan dengan pelaksanaan tatausaha sebuah organisasi agar proses tersebut mampu menyediakan informasi yang bermakna bagi proses pembuatan keputusan. Manajemen bukan saja dapat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=89&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#00ffff;"><strong>Manajemen Perkantoran dan Perumusan Organisasi</strong></span></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong> <span style="color:#ff9900;">1. Pengertian Manajemen Kantor</span></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Manajemen Kantor adalah Perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan pekerjaan ketatausahaan untuk mencapai tujuan yang telah diperkirakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Manajemen Kantor adalah seluruh kegiatan penataan yang berhubungan dengan pelaksanaan tatausaha sebuah organisasi agar proses tersebut mampu menyediakan informasi yang bermakna bagi proses pembuatan keputusan.</p>
<p style="text-align:justify;">Manajemen bukan saja dapat dianggap sebagai suatu jenis ilmu, tetapi juga aktivitas (kegiatan). Sebagai suatu ilmu dan aktivitas, manajemen mempunyai sifat yang unik. Artinya, identitas manajemen berbeda dari ilmu dan aktivitas lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">a. Fungsi Manajemen :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Perencanaan</li>
<li>Pengorganisasian</li>
<li>Pengkoordinasian</li>
<li>Pengawasan</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">b. Elemen Manajemen</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Man</li>
<li>Money</li>
<li>Material</li>
<li>Market</li>
<li>Machine</li>
<li>Method (Metode)</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Manajemen kantor dapat ditinjau dari dua sudut penglihatan yang berbeda, yaitu dari sudut manajemen dan dari sudut sasaran.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari sudut manajemen, manajemen kantor merupakan kegiatan untuk merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, mengendalikan, mengoordinasikan, mengawasi, mengurus, menyempurnakan dan menertibkan ketatausahaan kantor.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari sudut sasaran, manajemen kantor merupakan segala kegiatan penataan yang ditujukan kepada segala hal yang berhubungan dengan pelaksanaan tatausaha dalam sistim perkantoran untuk mencapai sasaran organisasi.</p>
<p style="text-align:justify;">c. Dua sudut penglihatan manajement kantor:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Dari sudut manajemen : Manajemen kantor merupakan kegiatan untuk merencanakan, mengarahkan, mengendalikan, mengoordinasikan, mengawasi, mengurus, menyempurnakan dan menertibkan tata usaha kantor.</li>
<li>Dari sudut sasaran: manajemen kantor adalah segala kegiatan penataan yang ditujukan kepada segala hal yang berhubungan dengan pelaksanaan tata usaha dalam sistem perkantoran untuk mencapai sasaran organisasi.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Untuk mengelola suatu pekerjaan agar dapat mencapai hasil yang sesuai dengan tujuan yang ditentukan, sangat memerlukan keahlian khusus, bukan saja keahlian tekhnis, melainkan juga keahlian dalam memimpin orang – orang. Artinya, memotivasi orang lain agar mau bekerja dengan giat dan kreatif.  Oleh  karena itu, seorang manajer yang berhasil ialah yang mampu menggerakan bawahannya agar berhasil. Dengan kata lain, manajer yang berhasil adalah seseorang yang senantiasa mendorong dan memberi kesempatan kepada bawahannya untuk maju, dalam arti mampu meningkatkan dan mengembangkan keahlian serta pengabdiaan bawahannya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff9900;">2. <strong>Aktivitas dari Manajemen Kantor</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Geoffrey Whitehead mengatakan bahwa di seluruh kantor terdapat lima bidang kegiatan utama, yaitu:</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Kegiatan komunikasi</li>
<li>Kegiatan kalkulasi</li>
<li>Pengolahan Warkat</li>
<li>Penyusunan laporan</li>
<li>Kegiatan yang mengikuti prosedur rutin</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Pekerjaan manajer dalam menilai dan  mengatur pekerjaan yang diselenggarakan c yaitu dengan cara pengawasan yang diperoleh melalui:</p>
<p style="text-align:justify;">a)      <em>Developing performance standard </em>(perkembangan tingkat/derajat pekerjaan)</p>
<p style="text-align:justify;">b)      <em>Measuring performance </em>(pengukuran hasil pekerjaan)</p>
<p style="text-align:justify;">c)      <em>Evaluating results </em>(penilain hasil pekerjaan)</p>
<p style="text-align:justify;">d)     <em>Taking corrective action </em>(pengambilan tindakan perbaikan).</p>
<p style="text-align:justify;">Keempat cara pengawasan melalui manajemen pengendalian dapat dijelaskan sebagai berikut:</p>
<p style="text-align:justify;">a)      <em>Develoving performance standard</em></p>
<p style="text-align:justify;">b)      Pekerjaan yang harus di selesaikan oleh manajer dalam menetapkan alat – alat  pengukuran (<em>yard &#8211; stick</em>). Dengan alat itu, dinilainya hasil pekerjaan orang yang harus melapor padanya. Ukuran – ukuran ini dapat diambil dari tujuan organisasi, kebijaksanaan  &#8211; kebijaksanaan dan anggaran belanja yang ditetapkan dan direncanakan.</p>
<p style="text-align:justify;">c)      <em>Measuring performance</em></p>
<p style="text-align:justify;">d)     Menetapkan status pekerjaan yang sedang dilaksanakan dan yang telah selesai. Hal ini dapat dicapai melalui pengamatan, laporan dan catatan berbagai kegiatan.</p>
<p style="text-align:justify;">e)      <em>Evaluating result</em></p>
<p style="text-align:justify;">Menetapkan arti perbedaan – perbedaan dan kekecualian – kekecualian dengan cara membandingkan hasil pekerjaan yang sebenarnya dengan ukuran hasil pekerjaan.</p>
<p style="text-align:justify;">f)       <em>Taking corrective action</em></p>
<p style="text-align:justify;">Meluruskan dan mengadakan perbaikan terhadap penyimpangan – penyimapangan yang terjadi.</p>
<p style="text-align:justify;">Selanjutnya, dalam suatu kantor manajemen membuat table perincian dengan berbagai kegiatan penting dari sertiap fungsi pokok manajemen dalam perkantoran yang  merupakan pekerjaan manajer seperti berikut:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Perencanaan      (<em>pleaning</em>)</li>
</ol>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Menjelaskan, memantapkan dan memastikan tujuan yang dicapai</li>
<li>Meramalkan peristiwa atau keadaan pada waktu yang akan dating</li>
<li>Memperkirakan kondisi  &#8211; kondisi pekerjaan yang dilakukan</li>
<li>Memilih tugas yang sesuai untuk pencapain tujuan</li>
<li>Membuat rencana secara menyeluruh dengan menekankan kreativitas agar dipeoleh sesuatu yang baru dan lebih baik</li>
<li>Membuat kebijaksanaan, prosedur, standard dan metode – metode untuk pelaksanaan kerja</li>
<li>Memikirkan peristiwa dan kemungkinan akan terjadi</li>
<li>Mengubah rencana sesuai dengan petunjuk hasil pengawasan</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">2. Pengorganisasian      (<em>organizing</em>)</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Membagi pekerjaan kedalam tugas – tugas operasional</li>
<li>Mengelompokan tugas – tugas kedalam posisi – posisi secara operasioanal</li>
<li>Menggabungkan jabatan – jabatan  operasional kedalam unit – unit yang saling berkaitan</li>
<li>Memilih dan menetapkan orang untuk pekerjaan yang sesuai</li>
<li>Menjelaskan persyaratan dari setiap jabatan</li>
<li>Menyesuaikan wewenang dan tanggung jawab bagi setiap anggota</li>
<li>Menyediakan berbagai fasilitas untuk pegawai</li>
<li>Menyelaraskan organisasi sesuai dengan petunjuk hasil pengawasan</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">3. Penggerakan      (<em>Actuating</em>)</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Melakukan kegiatan partisivasi dengan senang hati terhadap semua keputusan, tindakan atau perbuatan</li>
<li>Mengarahkan dan menantang orang lain agar bekerja sebaik – baiknya</li>
<li>Memotivasi anggota</li>
<li>Berkomunikasi secara efektif</li>
<li>Meningkatkan anggota agar memahami potensinya secara penuh</li>
<li>Memberikan imbalan penghargaan terhadap pekerja  yang melakukan pekerjaan dengan baik</li>
<li>Mencukupi keperluan pegawai sesuai dengan kegiatan pekerjaannya</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">4. Pengendalian      (<em>controllig</em>)</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Berupaya memperbaiki pengarahan sesuai dengan petunjuk pengawasan</li>
<li>Membandingkan hasil – hasil pekerjaan dengan rencana secara keseluruhan</li>
<li>Menilai hasil pekerjaan dengan standard hasil kerja</li>
<li>Membuat media pelaksanaan secara tepat</li>
<li>Memberitahukan media pengukur pekerjaan</li>
<li>Memindahkan data  secara terperinci agar dapat terlihat perbandingan dan penyimpangan – penyimpangannya</li>
<li>Membuat saran tindakan – tindakan perbaikan jika dirasa oleh anggota</li>
<li>Memberitahu anggota – anggota yang bertanggung jawab terhadap pemberian penjelasan</li>
<li>Melaksanakan pengawasan sesuai dengan petunjuk hasil pengawasa</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff9900;">3. <strong>Proses Manajemen Kantor</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">a. Perencanaan kantor</p>
<p style="text-align:justify;">Meliputi segala aktivitas peramalan mengenai hal ihwal yang harus dilakanakan dana cara-cara pelaksanaannya dalam bidang tata usaha kantor. Maksud perencanaan kantor adalah mencapai efesien yang tertinggi dalam pelaksanaan tata usaha tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Perencanaan kantor dapat meliputi perencanaan prosedur, perbekelalan dan tata ruang kantor</p>
<p style="text-align:justify;">b. Pengorganisasian kantor</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Suatu proses penyusunan kerja sama antara elemen-elemen kantor untuk mencapai tujuan tertentu.</li>
<li>Adalah suatu sistim kerja sama yang meliputi pola pembagian kerja, susunan hubungan kerja, lalu lintas wewenang dan tanggung jawab antara para petugas dan struktur hubungan tersebut.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">c.  Pengoordinasian      kantor</p>
<p style="text-align:justify;">Merupakan suatu kegiatan untuk menjamin   kerja sama dan partisipasi sejumlah kegiatan kantor.</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li> Pengawasan kantor (Pengendalian )</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Merupakan salah satu fungsi dari rangkaian proses manaj.kantor yang meliputi seluruh kegiatan pimpinan organisasi kantor yang meneliti, menyesuaikan dan mengoreksi kegiatan ketatausahaan agar pelaksanaan tepat seperti rencana.</p>
<p style="text-align:justify;">d. Tujuan      kantor</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Penerimaan Informasi</li>
<li>Pencatatan informasi</li>
<li>Penyusunan informasi</li>
<li>Pemberian Informasi</li>
<li>Perawatan aktiva</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">e. Aspek      manajemen kantor</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Tujuan, yang dapat dirumuskan untuk menilai dan menetapkan keberhasilan mengarahkan dan mengkoordinasian elmen-elemen manajemen</li>
<li>Organisasi, meliputi kegiatan pembentukan staf dan alokasi tugas untuk staf tersebut</li>
<li>Metode adalah urutan pelaksanaan bagaimana dana di mana pelaksanaan manajemen dilangsungkan</li>
<li>Personalia, meliputi perekrutan staf, tempat, latihan, dan pengehntian karyawan</li>
<li>Lingkungan, meliputi bangunan kantor, perabot dan kondisi jasmani di dalam kantor</li>
<li>Mesin dan perlengkapan, mencakup segenap benda mati yang digunakan dalam kantor untuk membantu pelaksanaan kerja.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">f.  Harapan      manajemen kepada manajemen kantor</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Manajer kantor hendaknya menjadi seorang pengorganisasi</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li> Manajer kantor hendaknya menjadi seorang pemimpin dinamis</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li> Manajer kantor hendaknya mempunyai kemauaan dan kemampuan untuk melimpahkan wewenang kepada rekan-rekan dan bawahannya.</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li> Manajer kantor hendaknya dapat memperoleh dan melatih pekerja-pekerja kunci dan asisten-asisten untuk mengawasi pekerjaan di bawah pengawasannya</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li> Manajer kantor hendaknya menyisihkan waktu untuk mengembangkan dirinya dan mengembangkan sifat-sifat kepribadiannya yang merupakan karanter eksekutif yang berhasil</li>
</ul>
<ul style="text-align:justify;">
<li> Manajer kantor hendaknya dapat mermalkan, membayangkan dan merencanakan pemecahan masalah kantor yang akan terjadi hari esok.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">g. Peranan      manajemen kantor</p>
<p style="text-align:justify;">Menyiapkan informasi agar manajemen puncak dapat membuat keputusan Informasi tersebut harus :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Ringkas (<em>concise</em>)</li>
<li>Cermat (<em>accurate</em>)</li>
<li>Dalam bentuk yang tepat (<em>in the correct form</em>)</li>
<li>Tepat waktu (<em>right time</em>)</li>
<li>Biaya rendah (<em>low cost</em>)</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff9900;">4.<strong>Perumusan Organisasi</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Organisasi yang merupakan usaha dari manusia itu segala kebutuhannya tidaklah mungkin ada bila tidak ada intraksi antara anggota – anggota karyawan atau masyarakat yang mewujudkan organisasi kerja itu. Bukan pula hanya merupakan hubungan perjumpaan dilapangan kerja atau dilingkungan kerja, melainkan juga dengan hubungan yang dijalin oleh rasa  saling pengertian, mengenai tujuan dan mengenai lapangan kerja atau tugas masing – masing serta norma atau tata nilai, begitu juga dengan kesadaran serta kepentingan bersama.</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Struktur Organisasi &#8211;      Organisasi      Sederhana</li>
</ol>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Manajer Umum</li>
<li>Petugas Pembeliaan</li>
<li>Manajer Produksi</li>
<li>Manajer Pemasaran</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">2. Manajer kantor organisasi yang telah berkembang</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Direktur Pengelola</li>
<li>Petugas Pembeliaan</li>
<li>Manajer Produksi</li>
<li>Manajer Pemasaran</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff9900;">5. <strong>Pendekatan Fungsional dalam organisasi</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">a)      Sentralisasi</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk meningkatkan efisiensi, semua pekerjaan kantor harus dikoordinasi oleh seorang manajer kantor, walaupun beberapa bagian darinya dapat dikerjakan di dalam kantor-kantor  departemen yang tidak berada di bawah pengawasannya. Didalam beberapa organisasi, manajer kantor utama  diberi tanggung jawab penuh atas semua kantor, termasuk yang terkait dengan departemen operasi. Ia diminta untuk mengorganisasi, memperlengkapi, mengangkat staf dan memanajemenkan kantor-kantor ini dengan memberikan pelayanan seperti  yang mungkin diminta oleh manajer departemen atau fungsional.</p>
<p style="text-align:justify;">b)      Desentralisasi</p>
<p style="text-align:justify;">contoh organisasi paling sederhana di bawah ini. Garis terputus-putus menunjukkan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan.</p>
<p style="text-align:justify;">c)      Manajer Umum</p>
<p style="text-align:justify;">d)     Petugas Pembelian</p>
<p style="text-align:justify;">e)      Manajer Produksi</p>
<p style="text-align:justify;">f)       Manajer Pemasaran</p>
<p style="text-align:justify;">g)      Manajer kantor</p>
<p style="text-align:justify;">h)      Kantor pembelian</p>
<p style="text-align:justify;">i)        Kantor pabrik sio</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;"><span style="color:#ff9900;">6.<strong> Pembagian Kerja dan Penugasan Kerja</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">a. Delegasi</p>
<p style="text-align:justify;">adalah proses dimana individu atau kelompok memindahkan  kepada individu atau kelompok lain tugas untuk menjalankan aksi  tertentu dan sekaligus mengambil keputusan tertentu.</p>
<p style="text-align:justify;">Delegasi dapat  dinyatakan secara ringkas sebagai  suatu proses dimana seorang manajer :</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Menyerahkan tugas kepada bawahannya.</li>
<li>Memberi mereka wewenang untuk membuat komitmen sampai batas yang dianggap perlu untuk memungkinkan  tugas dikerjakan.</li>
<li>Menciptakan kewajiban pada pihak setiap bawahan untuk melaksanakan pekerjaan secara memuaskan.</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">b. Analisis pekerjaan</p>
<p style="text-align:justify;">adalah Proses penelitian tugas kantor</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Langkah-langkahnya :</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Menentukan pembagian pekerjaan secara umum di dalam kantor</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Pembagian Tugas :</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">-          Menurut Fungsi</p>
<p style="text-align:justify;">-          Menurut Proses</p>
<p style="text-align:justify;">Analisis pekerjaan yang sudah lengkap merupakan dasar untuk uraian pekerjaan.</p>
<p style="text-align:justify;">
<h2 style="text-align:center;">SENJATA   TRADITIONAL   DAERAH   ACEH (RENCONG)</h2>
<p style="text-align:justify;"><strong>Rencong</strong> (<em>Reuncong</em>) merupakan senjata tradisional dari daerah Aceh, Indonesia, bentuknya seperti huruf L, tetapi bila dilihat lebih dekat, seperti kaligrafi tulisan Bismillah. Rencong termasuk dalam kategori senjata dagger/belati (bukan pisau ataupun pedang).</p>
<p><strong>Asal usul</strong></p>
<p>Sebelum rencong dikenal, masyarakat Aceh telah menggunakan senjata yang disebut siwah. Jenis senjata ini tidak memiliki gagang, sehingga cukup menyulitkan ketika digunakan untuk berperang, terutama ketika senjata ini sudah berlumuran dengan darah. Senjata ini menjadi licin dan mudah terlepas dari genggaman karena lumuran darah tersebut. Oleh karena itu, atas perintah Sultan Alaiddin Riayat Syah Al-Kahhar yang berkuasa pada waktu itu, maka dipanggil para pandai besi untuk mengubah siwah dengan model terbaru yang tidak menyulitkan ketika digunakan untuk berperang. Para pandai besi ini akhirnya menambahkan gagang yang berbentuk huruf Ba (huruf kedua dalam aksara Arab) pada siwah tersebut. Selanjutnya senjata ini dikenal dengan nama reuncong atau rincong, di dalam bahasa Indonesia disebut rencong.</p>
<p>Senjata rencong yang sudah ada sejak akhir abad ke-19 ini merupakan salah satu senjata yang digunakan untuk berperang melawan penjajah Belanda, khususnya pada perang Aceh yang berlangsung antara tahun 1873-1904 M. Secara simbolik, senjata ini cukup berjasa sebagai senjata pusaka yang membangkitkan semangat juang para perajurit Aceh. Hampir semua perajurit dan pimpinan gerilya Aceh menyelipkannya di pinggang selama mereka berjuang memepertahankan tanah kelahiran mereka, termasuk para wanita, seperti Tjut Nyak Dien dan pahlawan wanita lainnya.</p>
<p><strong>Jenis-jenis</strong></p>
<p>Ada beberapa jenis rencong di daerah Aceh ini, di antaranya: (1) reuncong meucugek, yaitu rencong yang gagangnya memiliki penahan dan perekat yang di dalam bahasa lokal dikenal dengan cugek atau meucugek; (2) reuncong meupucok, yang di atas gagangnya dibuat pucuk yang terbuat dari ukiran logam, umumnya dari emas. Pada bagian pangkal gagang dihiasi emas bermotif tumpal (pucuk rebung), di tampuk gagang diberi permata, sementara sarungnya dibuat dari gading yang diberi ikatan emas; (3) reuncong pudoi, yaitu rencong yang gagangnya hanya berbentuk lurus dan pendek sekali, sehingga dikenal pula dengan rencong yang belum sempurna. Ini diindikasikan pada nama pudoi, yang berarti kekurangan atau belum sempurna; dan (4) reuncong meukure, yaitu sejenis rencong yang matanya diberi hiasan tertentu seperti gambar ular, lipan (kelabang), bunga dan lain-lain.</p>
<p>Rencong pada umumnya dibagi menjadi empat bagian: mata rencong (bilah), punting rencong, ulee rencong (hulu, gagang atau pegangan) dan sarung rencong (warangka). Bentuk bilah rencong agak melengkung dengan bagian ujung yang runcing, tetapi tidak seperti keris. Oleh karena itu, sebagai senjata fisik, ia lebih kuat dan tampak kokoh bila dipegang. Seluruh sisi depannya tajam, sedangkan sisi punggungnya yang tajam hanya kira-kira tiga perempat bagian yang dekat dengan pucuknya. Sisi depan dekat hulu pada pangkal bilah terdapat bentuk ukiran seperti kembang kacang terbalik. Bagian ini disebut bengkuang rencong, dan merupakan stilisasi dari kuku burung garuda, atau rajawali.</p>
<p>Sarung rencong dan hulunya dapat dibuat dari kayu biasa, gading atau tanduk kerbau. Untuk memperkuat sekaligus memperindah, sarung ini diikatkan dengan beberapa kepingan logam berbentuk cincin yang disebut klah. Klah ini terbuat dari kuningan, perak, atau emas. Sedangkan ulee rencong dapat dihias dengan perak atau emas yang berukir.</p>
<p>Pada awalnya fungsi rencong hanya sebagai salah satu senjata untuk membela diri dan melawan musuh-musuh seperti penjajah Belanda. Selain itu, juga digunakan sebagai kelengkapan pakaian adat setempat. Cara mengenakannya adalah dengan menyelipkan di balik lipatan kain sarung pada perut si pemakai. Hulu rencong menghadap ke arah tangan kanan, sedangkan badannya diselipkan pada kedudukan miring, condong ke kanan pula. Secara simbolis, hal ini agaknya untuk memudahkan si pemakai mencabut rencong tersebut jika ada keperluan tertentu. Namun, fungsi rencong saat ini sudah bertambah. Ia juga dijadikan sebagai cendramata untuk diberikan kepada tamu-tamu seperti pejabat pemerintahan atau orang-orang yang datang berkunjung ke negeri Serambi Mekah ini.</p>
<p><strong>Cara Membuat Rencong</strong></p>
<p>Rencong dibuat dengan menggunakan peralatan tradisional seperti pembakaran besi hingga merah seperti bara api. Untuk membuat mata rencong, terlebih dahulu bahan bakunya dibakar hingga merah, lalu dipukul hingga terbentuk seperti sebilah pisau yang berujung lancip. Sedangkan untuk membuat gagang rencong adalah dengan cara mengebor bahan bakunya, kemudian mengukir sesuai dengan yang diinginkan. Selain itu, ada pula cara pembuatan gagang ini dengan menggunakan gerinda dan pisau. Untuk meluruskan tanduk kerbau yang masih bengkok digunakan kayu sebagai penjepitnya. Selanjutnya, gagang ini dihaluskan dengan gosokan amplas atau daun serumpit serta abu dapur. Setelah bilah dan gagang diolah, maka dilanjutkan dengan memasukkan bilah ke lubang yang ada di bagian ujung gagang, kemudian disarungkan dengan klah dan diikat dengan kawat tembaga, hingga bilah rencong tersebut benar-benar kuat di gagangnya.</p>
<p><strong>Nilai simbolis</strong></p>
<p>Berkaitan dengan nilai simbolis, senjata khas masyarakat Aceh ini memiliki keunikan dan mengandung nilai filosofis berkenaan dengan agama Islam. Hal ini terlihat pada model pembuatannya, khususnya pada gagangnya yang berbentuk huruh Ba, sebagai singkatan dari kata bismillah dalam bahasa Arab. Kata tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Aceh sangat berpegang teguh pada ajaran Islam. Selain itu, kata rencong sudah menjadi bahasa simbol bagi daerah yang berada di paling barat Indonesia ini. Ketika Aceh disebut, biasanya selalu diiringi dengan frase Tanah Rencong. Selain itu, ada pula frase Serambi Mekah, yang menegaskan bahwa masyarakat daerah Aceh ini sangat kental dalam mengamalkan ajaran agama Islam.<strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:center;">Daftar Pustaka</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://miftah.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/5023/Minggu1-2.ppt">http://miftah.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/5023/Minggu1-2.ppt</a></p>
<p style="text-align:justify;">Allen, Lois A. 1963. <em>The Professional Of Management</em>, Terjemahan J.M.A. Tuhuteru</p>
<p style="text-align:justify;">Millet, Jhon D. 1959. <em>Management In the Public Service, </em>Mc.Grow – Hill Book Company In New York.</p>
<p style="text-align:justify;">Mooney, James D. 1954, <em>The Prinsiple Of Organization. </em>Harper and Brother Publickers. In New York and London.</p>
<p style="text-align:justify;">Jackson, Jhon H. and Musselman, Vernon. 1989. <em>Ekonomi Perusahaan, Konsep – konsep dan  Praktek – praktek Perusahaan</em>, Alih Bahasa: Wilhelmus W. Bakowatun, 1989, Intermedia, Jakarta<span style="text-decoration:underline;">.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/89/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=89&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/03/21/manajement-perkantoran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cinta Tanah Air</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/02/17/cinta-tanah-air/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/02/17/cinta-tanah-air/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 03:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Cinta Tanah Air Pengertian Cinta tanah air ialah perasaan cinta terhadap bangsa dan negaranya  sendiri. Usaha membela bangsa dari serangan penjajahan. Dalam cinta tanah air terdapat nilai-nilai kepahlawanan ialah: Rela dengan sepenuh hati berkorban untuk bangsa dan Negara. Sedangkan pahlawan ialah : Seseorang yang membela bangsa. Bisa dikatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dilahirkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=82&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ffff;">Cinta Tanah Air</span></strong></h1>
<h2 style="text-align:justify;"><strong><span style="color:#ff6600;">Pengertian </span></strong></h2>
<h3 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ff00;">Cinta tanah air ialah perasaan cinta terhadap bangsa dan negaranya  sendiri.</span></strong></h3>
<h3 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ff00;">Usaha membela bangsa dari serangan penjajahan.</span></strong></h3>
<h3 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ff00;">Dalam cinta tanah air terdapat nilai-nilai kepahlawanan ialah:</span></strong></h3>
<h3 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ff00;">Rela dengan sepenuh hati berkorban untuk bangsa dan Negara.</span></strong></h3>
<h3 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ff00;">Sedangkan pahlawan ialah :</span></strong></h3>
<h3 style="text-align:center;"><strong><span style="color:#00ff00;">Seseorang yang membela bangsa.</span></strong></h3>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bisa dikatakan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia ini dilahirkan oleh generasi yang mempunyai idealisme cinta tanah air &amp; bangsa, kalau tidak, mungkin saat ini kita bangsa Indoneia masih dijajah oleh Belanda yang luas negaranya dibandingkan pulau Bali saja masih luasan pulau Bali. Kita harus sangat terimakasih kepada para tokoh yang mencentuskan pembentukan organisasi Boedi Oetomo pada tanggal 20 Mei 1908, para pencetus Sumpah Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928, dan para tokoh yang memungkinkan terjadinya proklamasi 17 Agustus 1945. Saya sangat yakin mereka adalah contoh paling pas untuk dijadikan tokoh-tokoh nasionalis tulen yang cintanya pada tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada diri sendiri yang kita harus hormati sepanjang masa. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
Bagaimana dengan saat ini, masih adakah diantara kita yang mencintai tanah air dan bangsa melebihi cintanya pada diri sendiri? Atau pertanyaan ini pertanyaan yang cukup bodoh untuk diajukan? Siapa yang masih perlu mecintai tanah air dan bangsa Indonesia? Yang penting asal kita bisa hidup cukup sandang, pangan dan papan sudah cukup, kalau ada kelebihan sedikit untuk bisa jalan-jalan ke mall, makan enak di café, atau pergi karaokean kan sudah cukup, untuk apa mikirin cinta tanah air dan bangsa! Bahkan kalau mungkin bisa punya rumah yang megah, mobil mewah, dan menyekolahkan anak keluar negeri, setiap tahun bisa liburan kemana kita mau pergi kan sudah lebih dari cukup! Tapi masih ada juga dari bangsa kita yang bergulat dengan kemiskinan untuk makan saja susah dan tinggal di rumah yang lebih mirip kandang dari pada disebut rumah, dan jumlahnya juga tidak sedikit bisa mencapai 50 juta jiwa bangsa Indonesia, apakah masih ada perlunya mencintai-tanah-air-bangsa?.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
Apakah masih relevan kita mencintai tanah air dan bangsa pada zaman globalisasi ini? Bukankah tanah air dan bangsa ini sudah nggak jelas batas-batasnya dengan adanya era globalisasi? Ada internet yang menghubungakan setiap orang untuk bisa berhubungan satu sama lain setiap saat keseluruh dunia. Belum lagi adanya Hand Phone atau kalau diluar negeri lebih dikenal dengan nama Mobile Phone, yang juga kita bisa berhubungan dengan siapapun ke hampir seluruh pelosok dunia. Kalau secara fisik mau bertemu ada yang namanya penerbangan murah yang siap menerbangkan kita kemana saja dengan harga yang murah (bagi yang terjangkau). Kenapa kita mau membatasi hanya tanah air dan bangsa Indonesia-saja. </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
Walaupun bagaimana, Indonesia ini adalah tanah air dan bangsa kita sendiri yang kita wajib untuk mencintainya dengan segala kekurangannya. Sungguh sayang apabila warisan NKRI yang sudah diwariskan kepada kita dengan banyak pengorbanan darah dan airmata dari para “founding fathers” ini tidak kita cintai untuk dijadikan Negara dan Bangsa yang maju dengan masyarakatnya yang adil, makmur dan sejahtera seperti halnya negara-negara maju lainya seperti USA, Jepang, Singapore, dll Semoga pada suatu saat ada pemimpin setaraf Bung Karno dalam hal membangkitkan kecintaan kita pada tanah air dan bangsa, sehingga seluruh komponen bangsa dengan sungguh-sungguh mau bekerja demi kejayaan Indonesia (bukan dengan sukaria merampok Indonesia, atau membantu para perampok yang hidup mewah di Singapore/Hongkong). Sehingga harapan dari WS Rendra seperti yang dikatakan pada pengukuhannya mendapat gelar Doctor HC, jaman Kalabendu (jaman malapetaka) saat ini segera akan digantikan dengan jaman Kalasuba (jaman sukaria) tidak usah menunggu kedatangan Ratu Adil. (Note: Sekaligus dengan ini saya mengucapkan selamat pada beliau atas gelar Doctor HC – nya</strong></p>
<h2 style="text-align:center;"><strong>” CINTA DALAM PANDANGAN ISLAM “</strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bismilahiirrohmaniirrohiim, Alhamdulillah segala puji hanya milik Allah Rabb semesta alam. Shalawat dan salam kepada nabi dan RasulNya Muhammad sallallahu ‘alaiwasalam.Terima kasih kepada para pembaca yg telah meluangkan waktu dan kesempatan untuk membaca artikel yang saya tulis ini.Sebelumnya saya mohon maaf jika artikel yang  disampaikan kali ini ada yang sudah pernah membaca/mendapatkannya. Namun saya berharap semoga kita semuatetap bisa mengambil hikmah dari artikel yang saya ketik. Terutama untuk diri saya pribadi.Untuk tema materi kali ini saya ingin menyampaikan tentang “ Cinta DalamPandangan Islam”, diambil dari buku karangan Abdullah Nasih Ulwan</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Arti Cinta</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta adalah persaan jiwa, getaran hati, pancaran naluri. Dan terpautnya hati orang yang mencintai pada pihak yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu menampilkan keceriaan.Cinta dalam pengertian spt ini merupakan persaaan mendasar dalam diri manusia, yang tidak bisa terlepas dan merupakan sesuatu yg essensial. Dalam banyak hal, cinta muncul untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif. Hal ini dpt terjadi jk org yg mencintai menjadikan cintanya sbg sarana utk meraih hasil yang baik dan mulia guna meraih kehidupan sebagaimana kehidupan orang – orang pilihan dan suci serta orang – orang yang bertaqwa dan selalu berbuat baik.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apakah Islam mengakui cinta?</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Karena Islam adalah agama yang fitrah, maka Islam mengakui tentang hal ini. Hal yang sangat mendasar dalam diri manusia. Namun Islam membagi beberapa tingkatan tentang cinta. Dan tingkatan – tingkatan cinta ini akan selalu ada dalam kehidupan ini sampai saatnya bumi dan seisinya dihancurkan oleh Allah.Adapun dasar ttg tingkatan cinta dalam Islam, adalah firman Allah pada QS.9 (At Taubah): 24).</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Jika bapak – bapak, anak – anak, saudara – saudara, pasangan – pasangan, dan kaum keluarga kalian, harta kekayaan yg kalian usahakan, perniagaan yg kalian khawatirkan kerugiannya,dan rumah – rumah tempat tinggal yg kalian sukai, lebih kalian cintai daripada Allah, Rasul-Nya dan (daripada) jihad di jalanNYa, maka tunggulah sampaiAllah mendatangkan siksaNya. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang2 yang fasik”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta pada tingkat tertitinggi adalah cinta kepada Allah, rasulNya danjihad dijalanNya.Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, keluarga, pasangan dan saudara.Adapun cinta yg paling rendah adalah cinta yg lebih mengutamakan harta,keluarga, daripada cinta kepada Allah, RasulNya dan jihad dijalanNYa.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hikmah dari Cinta:</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><strong>Ø Cinta adalah proses ujian yang keras dan pahit dalam kehidupan manusia.Apakah cinta itu dalam perjalanannya akan menghantarkannya kepada jalan yg mulia atau menghempaskannya kepada jalan yang hina.</strong></li>
<li><strong>Ø Jika tidak ada cinta maka di dunia ini tidak akan ada inovasi,pembangunan dan peradaban.</strong></li>
<li><strong>Ø Keberadaan cinta merupakan faktor dominan dalam melestarikan eksistensi manusia dan interaksinya dengan sesama manusia.</strong></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ketika cinta diarahkan kepada kebaikan, maka cinta dapat membawa keutuhan,perdamaian, kebaikan pada kehidupan bermasyarakat.Cinta yang ditumbuhkan oleh faktor keimanan, maka akan menghasilkan berbagai hal yang mengagumkan. Dapat mengubah sejarah, menegakkan puncak kejayaan dan kemuliaan dunia. Sebagai contoh adalah kehidupan generasi muslim pada masa dahulu.Dan masih banyak lagi hikmah yang lain dari adanya rasa cinta pada diri manusia.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Fenomena yang timbul dari tingkatan – tingkatan cinta yang ada akan menimbulkan efek yang berbeda Pada fenomena tingkatan cinta yang tertinggi, maka akan membuat seseorang dalam hidupnya untuk selalu mendahulukan cinta kepada Allah , RasulNya danjihad dijalannya. Dalam kehidupannya sehari – hari tidak ada orientasi selain kepada Allah. Dia akan selalu merasa yakin bahwa segala sesuatu yang telah Allah tetapkan adalah yang terbaik bagi manusia Bahwa Allah lebih mengetahui daripada makhluknya. Kemudian, bagi seseorang yang sudah merasakan nikmatnya iman, maka dia akan selalu meneladani kepribadian Rasulluh, mencintai Rasululluh, kemudian dia juga akan mencintai jihad dijalanNya. Akan berjuang dengan segala apa yang dia miliki.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Firman Allah pada Qs. 28:68.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Rabbmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilih (seorang Rasul diantara hambaNYa). Sekali – kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha suci Allah dan MahaTinggi dari apa yang mereka persekutukan (denganNya)</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs. 33: 36</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Tidaklah patut bagi seorg mukmin baik laki – laki maupun perempuan jika Allah dan RasulNya telah menetapkan bagi mereka suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan yang lain dalam urusan mereka…”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs.2:140</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Apakah kalian yang lebih mengetahui ataukah Allah?…”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs. 2 : 282</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“…dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Adapun dampak yang disebabkan oleh cinta tingkat menengah dalam membentuk karakter individu, keluarga, dan masyarakat telah amat nyata. Jika tidak Allah ciptakan cinta pada suami –istri maka tidak akan tercipta keluarga, tidak akan lahir anak-cucu, tidak akan terjadi proses mengasuh, mendidik dan memelihara anak.Jika tidak Allah ciptakan cinta pada anak, niscaya dalam jiwanya tidak akan ada semangat kekeluargaan, tidak akan kokoh ikatan kekeluragannnya, tidak akan mengasihi saudaranya. Jika tidak Allah tanamkan rasa cinta pada manusia maka, tidak akan tercipta hubungan sosial antar bangsa yang dibangun atas prinsip ta’aruf (saling mengenal). Dengan demikian cinta tingkat menengah ini amat penting untuk menciptakan kemashalatan pribadi dan keluarga khususnya dan untuk merealisasikan kemaslahatan antar bangsa dan seluruh ummat manusia pada umumnya.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Firman Allah tentang hal ini terdapat pada</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs. 49:10</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Sesungguhnya orang – orang mukmin itu bersaudara…”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs. 49 : 13</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“ Wahai manusia seseungguhnya Kami telah menciptakan kalian dari jenis laki – laki dan perempuandan Kami telah menjadikan kalian berbangsa – bangsa dan bersuku- suku agar kalian saling mengenal…”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hadits riwayat Bukhari-muslim</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berbuat baik kepada tetangganya .., hendaklah dia menghormati tamunya” </em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dan masih banyak lagi ayat dan hadist yg menceritakan tentang hubungan antar manusia.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Fenomena Cinta tingkat rendah</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Cinta jenis ini ada beberapa macam:</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Mencintai thougut dan sesembahan selain Allah, seperti menyembah manusai, batu dsb.</strong><strong>Qs. 2: 165</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Diantara manusia ada orang – orang yg menyembah tuhan – tuhan selain Allah. Mereka mencintai tuhan itu sebagaimana mereka ( org2 mukmin yg mukhlis) mencintai Allah. Adapun orang – orang yg beriman jauh lebih besar cintanya kepada Allah (dibanding cinta orang – orang kafir terhadap tuhan – tuhan  mereka)…”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2.Menjalin tali kasih kepada musuh – musuh Allah.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs. 60:1</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Hai orang – orang yg beriman, janganlah kalian menjadikan musuhKU dan musuh  kalian sebagai teman – teman setia, yang kalian sampaikan kepada mereka (rahasia orang – orang mukmin) karena kasih sayang (kepada mereka), padahal sebenarnya mereka telah ingkar terhadap kebenaran (kitab dan Rasul) yg datang kepada kalian..”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3. Mengumbar syahwat dan berkubang dalam Lumpur kekejian dan kehinaan.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs.3:14</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Dijadikanlah indah pada (hati) manusia kecintaan kepada apa – apa yg diingini, yaitu wanita – wanita…”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Mencintai ayah,ibu,anak, istri, suami, keluarga, karir, tanah air melebihi cintanya kepada Allah, RasulNya dan Jihad dijalannya.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs.9:24.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Jika bapak2, anak -anak, saudara – saudara , pasangan – pasangan, dan kaum keluarga kalian, harta kekayaan yang kalian usahakan, perniagaan yg kalian khawatirkan kerugiannya,dan rumah – rumah tempat tinggal yg kalian sukai, lebih kalian cintai daripadaAllah, Rasul-Nya dan (daripada) jihad di jalanNYa, maka tunggulah sampaiAllah mendatangkan siksaNya. Allah tidak memberi petunjuk kepada orang – orang yang fasik”</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nabi salallahu ‘alaihiwassalam bersabda:</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“Tidak sempurna iman seseorg dari kalian hingga aku lebih dia cintai daripada bapak-ibunya, anaknyadan seluruh manusia.” (HR. Bukhari danMuslim).</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5. Menuhankan hawa nafsunya,</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Qs. 45:23</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>“ Bagaimanakah pendapatmu tentang orang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya dan Allah membirakannya sesat berdasarkan ilmuNya?…Dengan    demikian bagi seorang mukmin yg telah diliputi oleh manisnya iman, maka ia tidak akan rela jika dirinya diliputi oleh cinta pada tingkatan yang rendah yang akan membunuh karakter manusia dan menghancurkan kemuliaannya.</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bahkan ia akan menjaga kesetiaannya hanya kepada Allah saja. Dia akan menjaga cintanya untuk tidak akan memberikannya kepada musuh Islam, Dia akan menjaga syahwatnya, dan tidak melakukannya dijalan yang bahtil.Dia tidak akan mencintai kekayaannya, pasangan, anak, orang tuanya, keluarganya, kedudukannya melebihi cintanya kepada Allah, RasulNya dan jihad dijalanNya.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pada akhirnya hanya diri kita sendiri yg akan menentukan pada tingkatan cinta yang mana kita berada. Dan hal ini hanya Allah dan diri kita saja yang tahu. Semoga Allah senantiasa menjaga diri kita agar tidak terjebak pada cinta tingkat rendah.Ini saja yang bisa saya sampaikan, mohon maaf atas segala kekhilafan.Kebenaran hanyalah milik Allah SWT.Wallahua’lam.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<h2 style="text-align:center;"><strong>ISLAM &amp; NASIONALISME</strong></h2>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kondisi umat Islam saat ini sangat memilukan. Mereka yang jumlahnya 1 milyar lebih terpecah-belah menjadi lebih dari 50 negara berdasarkan nasionalisme dalam format negara-bangsa (nation-state). Bahkan mungkin jumlah ini akan bertambah, seiring dengan upaya dan rekayasa licik Barat pimpinan AS untuk semakin mencerai-beraikan berbagai negara di dunia dengan gerakan separatisme dan prinsip â€œmenentukan nasib sendiriâ€? (right of self determinism) melalui legitimasi PBB yang disetir AS. Kasus lepasnya Timor Timur adalah contoh yang amat telanjang di hadapan mata kita.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kondisi ini dengan sendirinya membuat umat menjadi lemah dan ringkih sehingga mudah untuk dikendalikan dan dijajah oleh negara-negara kafir imperialis. Prinsip â€œdevide et imperaâ€? (farriq tasud) ternyata belum berakhir. Penjajahan yang dulu dilakukan secara langsung dengan pendudukan militer, kini telah bersalin rupa menjadi penjajahan gaya baru yang lebih halus dan canggih. Di bidang ekonomi, Barat menerapkan pemberian utang luar negeri, privatisasi, globalisasi, pengembangan pasar modal, dan sebagainya. Di bidang budaya, Barat mengekspor ide-ide kebebasan melalui film, lagu, novel, radio, musik, internet,?  dan lain-lain. Di bidang politik, Barat memaksakan ide masyarakat madani (civil society), demokrasi, hak asasi manusia, pluralisme, dan lain-lainnya. Bentuk-bentuk penjajahan gaya baru ini dapat berlangsung, karena kondisi umat yang terpecah-belah tadi.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nasionalisme, dengan demikian, dapat ditunjuk sebagai salah satu biang keladi atau biang kerok perpecahan dan keterpurukan umat yang dahsyat di bawah tindasan imperialisme Barat gaya baru tersebut. Maka dari itu,?  salah besar kalau umat Islam terus mengagung-agungkan dan mensucikan ide kafir itu, atau menganggapnya sebagai ide suci yang tidak boleh ditumpas. Padahal, faktanya, nasionalisme telah menghancurleburkan persatuan umat. Umat Islam harus segera mengambil sikap tegas terhadap ide rusak ini dengan menolak dan mengikis habis ide ini dari benak mereka. Jika tidak, neo-imperialisme Barat akan terus berlangsung dan umat pun akan tetap terseok-seok menjalani pinggir-pinggir kehidupan secara nista di bawah telapak kaki para penjajah yang kafir.</strong><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Absurditas Nasionalisme</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
Nasionalisme merupakan suatu ikatan untuk sekelompok manusia berdasarkan kesamaan identitas sebagai sebuah â€œbangsaâ€?. Pengertian â€œbangsaâ€? ini, pada praktiknya sangat luas dan kadang malah bersifat imajiner. Kesamaan â€œbangsaâ€? kadang bisa berarti kesamaan ras, budaya, bahasa, sejarah, dan sebagainya. Dalam wacana ilmu politik mutakhir,?  pengertian â€œbangsaâ€? lebih bersifat imajinatif (Benedict Anderson, 1999). Penduduk pesisir timur Sumatera (yang berâ€?bangsaâ€? Indonesia) sebenarnya bukan hanya dekat secara fisik dengan penduduk di Semenanjung Malaysia sebelah barat (yang berâ€?bangsaâ€? Malaysia), yang hanya dipisahkan oleh Selat Malaka. Merekapun satu suku, sehingga mereka bisa saling memahami ucapan dan adat masing-masing. Tetapi, mereka â€œmengimajinasiâ€? sebagai bangsa yang berbeda, dan saling menganggap sebagai bangsa asing. Sebaliknya penduduk Sumatera, yang sama sekali tidak memiliki kesamaan bahasa ibu dan kesukuan dengan orang Ambon, ternyata telah â€œmengimajinasiâ€? sebagai satu â€œbangsaâ€? dengan orang Ambon. Di sinilah letak absurdnya nasionalisme. Yang â€œsamaâ€? bisa menjadi â€œbangsaâ€? yang berbeda, sementara yang â€œtidak samaâ€? bisa menjadi satu â€œbangsaâ€?.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Karena itulah, nasionalisme sesungguhnya adalah ide absurd, tidak mengandung suatu hakikat pengertian yang pasti. Nasionalisme adalah ide yang kosong dari makna-makna yang konkrit. Nasionalisme lebih mengandalkan sentimen atau emosi yang semu, yang dibangkitkan sewaktu-waktu sesuai dengan hawa nafsu dan kepentingan sempit penguasa. Nasionalisme tidak bertolak dari ide yang lahir melalui proses berpikir yang benar dan sadar.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Maka dari itu, nasionalisme bukan ide yang layak untuk membangkitkan umat manusia. Sebab dalam suatu kebangkitan, diperlukan suatu pemikiran yang menyeluruh (fikrah kulliyah) tentang kehidupan, alam semesta, dan manusia, serta pemikiran tertentu tentang kehidupan untuk memecahkan problem kehidupan (Taqiyuddin An Nabhani, 1953).</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pemikiran seperti inilah yang dapat membangkitkan manusia, karena dia memiliki persepsi-persepsi yang akan menentukan jatidiri mereka (secara konkrit), membentuk institusi-institusi untuk mengatur kehidupan, menetapkan orientasi dan arah hidup, menjelaskan pandangan hidup serta jenis peradaban, masyarakat, dan nilai-nilai dasar kehidupan. Ini semua diperlukan untuk sebuah kebangkitan, yang faktanya, tidak dimiliki oleh nasionalisme?  (Abdus Samiâ€™ Hamid, 1998).</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nasionalisme : Racun!</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
Satu hal yang mungkin tidak disadari banyak orang, temasuk umat Islam, adalah kenyataan bahwa nasionalisme sebenarnya adalah ide yang diperalat oleh Barat untuk menjajah dan mendominasi dunia (Abdus Samiâ€™ Hamid, 1998). Negara-negara Kapitalis seperti Amerika Serikat, Inggris, dan Perancis, telah menggariskan langkah politik untuk memperkokoh atau mempertahankan eksistensi dan pengaruhnya dengan cara memecah belah sebuah kekuatan politik dan merekayasa berbagai konflik dan kekacauan di antara kelompok-kelompok masyarakat. Bila kondisi chaos sudah tercipta, nasionalisme akan datang dengan kedok â€œhak menentukan nasib sendiriâ€?, atau isu â€œbangsa yang berdaulat dan merdekaâ€?, dan sebagainya. Nasionalisme dijadikan landasan untuk menuntut kemerdekaan sekaligus untuk legitimasi perpecahan dan separatisme. Contoh kontemporer yang sangat gamblang, adalah masalah Timor Timur, yang secara sukses telah diceraikan dari Indonesia oleh Barat dengan tekanan-tekanan dan senjata mematikan : jajak pendapat (baca : nasionalisme).</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Contoh lain untuk fakta bahwa nasionalisme telah dimanfaatkan Barat untuk menjajah dan mendominasi dunia, adalah tercerai berainya umat Islam menjadi lebih dari 50 negara berdasarkan nasionalisme. Benih-benih perpecahan umat ini sebenarnya sudah mulai muncul sejak imperialis Barat menginfiltrasikan racun nasionalisme ke dalam tubuh umat Islam melalui kegiatan kristenisasi dan missi/zending?  yang sebagian besar berasal dari Amerika, Inggris, dan Perancis pada pertengahan abad ke-19 di Siria dan Libanon. Sejak tersebarnya ide-ide nasionalisme itu, kaum misionaris mulai menyulut sentimen kebencian terhadap negara Khilafah Utsmaniah, yang mereka sebut sebagai sebagai â€œnegara Turkiâ€?. Mereka juga menyebarkan pikiran bahwa orang Turki telah merampas Khilafah Islam dari orang Turki serta telah melanggar ketentuan syariâ€™ah (Shabir Ahmed &amp; Abid Karim, 1997, Abdul Qadim Zallum, 1990).</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Untuk memperkokoh embrio nasionalisme itu, Barat merekayasa partai-partai politik di Arab dan Turki untuk menentang Khilafah, seperti Partai Al Fatah?  Turki, partai Ittihad wa Taraqqi (Partai Persatuan dan Kemajuan, atau dikenal pula dengan sebutan Turki Muda),?  Partai Kemerdekaan Arab, dan Partai Perjanjian (â€?Ahd). Pada tahun 1916 meletuslah Revolusi Arab, yang bertujuan untuk memisahkan negeri-negeri Arab dari Khilafah. Puncaknya adalah tahun 1916 tatkala?  negara Khilafah dapat dikuasai secara militer. Jenderal Lord Allenby memasuki kota Yerussalem (Al Quds) dan berkata,â€?Hari ini Perang Salib telah berakhir.â€? Sejak detik itulah negeri-negeri Islam menjadi bagaikan keratan-keratan daging bangkai yang dimangsa burung-burung nasar, tercerai berai dan terpenggal-penggal sesuai dengan perjanjian rahasia Sykes-Picot (1915) di antara negara-negara imperialis untuk membagi-bagi negeri-negeri Islam.?</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Contoh-contoh di atas hanya sekelumit saja dari bahaya nasionalisme untuk umat manusia yang muncul karena adanya dominasi dan hegemoni Barat yang kafir. Bila kita buka lebih banyak lembaran-lembaran sejarah dengan cermat, akan semakin terbukti bahwa nasionalisme hakekatnya adalah racun yang mematikan ! Bukan madu yang manis seperti yang digembar gemborkan secara dusta oleh negara-negara imperialis Barat dan para penguasa kaum muslimin !?</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Nasionalisme Haram</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
Berdasarkan uraian sebelumnya, dapatlah?  dipahami bila Islam telah menentang dan mengharamkan ide nasionalisme itu. Tak masuk akal, alias gila, bila ide yang telah membawa penderitaan dan kesengsaraan umat manusia itu dihalalkan dan diridoi oleh agama Islam yang lurus. Nasionalisme haram karena bertentangan dengan prinsip persatuan umat yang diwajibkan oleh Islam. Persatuan umat adalah wajib, sementara perpecahan umat adalah haram.</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kaum muslimin adalah satu kesatuan, yang wajib diikat oleh kesamaan aqidah (iman), bukan oleh kesamaan bangsa. Allah SWT?  berfirman :</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>â€œ<em>Sesungguhnya orang-orang beriman adalah bersaudara</em>.â€? (</strong><strong>Al Hujurat : 13)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dalam Piagam Madinah (Watsiqoh Al Madinah) disebutkan kewajiban umat untuk menjadi satu kesatuan :</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>â€œ   Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.?  Ini adalah kitab (perjanjian) dari Muhammad Nabi SAW antara orang-orang mu`min dan muslim dari golongan Quraisy dan Yatsribâ€¦: â€?Sesungguhnya mereka adalah umat yang satu (ummah wahidah), yang berbeda dengan orang-orang lain â€¦â€? (Lihat Sirah Ibnu Hisyam, juz 2 hal. 119).?</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Rasulullah SAW pun telah mengharamkan ikatan ashabiyah, termasuk?  nasionalisme :</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>â€œ<em>Tidak tergolong umatku orang yang menyerukan ashabiyah (fanatisme golongan, seperti nasionalisme</em>). (</strong><strong>HR. Abu Dawud)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Di samping itu, Islam mewajibkan umatnya untuk hidup di bawah satu kepemimpinan (Khilafah Islamiyah). Haram bagi mereka tercerai berai di bawah pimpinan yang lebih dari satu. Rasulullah SAW bersabda :</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>â€œ<em>Jika dibaiâ€™at dua orang?  Khalifah, maka bunuhlah yang terakhir dari keduanya</em>.â€? (</strong><strong>HR. Muslim).</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dengan demikian, jelaslah kaum muslimin kini harus sadar dan membuang nasionalisme dan kembali kepada ajaran Islam yang murni, yakni kembali kepada ikatan (rabithah) keimanan, bukan ikatan nasionalisme. Selain itu, mereka juga wajib berusaha untuk mewujudkan satu institusi politik pemersatu umat Islam di seluruh dunia, yakni Khilafah Islamiyah. [<em>Muhammad Shiddiq Al Jawi</em>].</strong></p>
<h2 style="text-align:center;">CINTA TANAH AIR CINTA PRODUK DALAM NEGRI</h2>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jakarta</strong> &#8211; <em>&#8220;Kami Putra Putri Indonesia Mengaku Bertumpah Darah yang Satu, Tanah Air Indonesia&#8221;<br />
</em><br />
Demikianlah bunyi sumpah pertama dari ketiga sumpah yang diikrarkan oleh perwakilan pemuda dari seluruh nusantara. Mereka bersumpah setia dan mengakui kesatuan tanah air, bangsa, dan bahasa di tengah keterjajahan negeri ini. Para pemuda tersebut mampu keluar dari batasan-batasan yang membelenggu mereka sehingga mampu melahirkan sumpah yang masih kita kenang sampai hari ini.</p>
<p>Menilik pada sumpah pertama yaitu kesatuan tanah air. Sumpah tersebut merupakan bukti komitmen para pemuda untuk tidak lagi berjuang berdasarkan kecintaan terhadap daerah masing-masing. Tetapi, lebih didasarkan kecintaan terhadap tanah air Indonesia.</p>
<p>Kesatuan tanah air ini sempat dicemooh oleh salah seorang Menteri Urusan Daerah Jajahan, Hendrikus Colijn. Pada rentang tahun 1927-1928, ia pernah mengeluarkan pamflet yang menyebut kesatuan Indonesia sebagai suatu konsep kosong.</p>
<p>Menurutnya, masing-masing pulau dan daerah Indonesia ini adalah etnis yang terpisah-pisah sehingga masa depan negara ini tak mungkin tanpa dibagi dalam wilayah-wilayah. Namun, Kongres Pemuda Kedua pada 28 Oktober 1928 itu mampu membuat persatuan itu tumbuh. Hingga akhirnya 27 tahun kemudian sumpah tersebut mampu mempersatukan Indonesia dalam bingkai kemerdekaan.</p>
<p>Dalam memperingati 81 tahun diikrarkannya sumpah pemuda sudah sepatutnya kita memiliki kecintaan terhadap tanah air. Sebagaimana para pemuda saat itu. Namun, kecintaan tersebut tak lagi harus dalam bentuk perjuangan fisik. Tetapi, kecintaan tersebut harus dapat merasuk ke dalam berbagai aspek kehidupan kita yang lebih luas. Dengan demikian kita dapat menghadapi berbagai tantangan yang dialami negeri ini dengan lebih mantap dan bersinergi.</p>
<p>Salah satu tantangan besar yang dihadapi Indonesia dan negara-negara lain di dunia adalah perdagangan bebas sebagai dampak dari globalisasi. Globalisasi mengakibatkan semakin hilangnya &#8216;batas-batas&#8217; di antara negara-negara dunia.</p>
<p>Dampak tersebut juga amat terasa di dalam dunia perdagangan. Sebagaimana beberapa negara lain di dunia Indonesia telah terlibat aktif dalam perdagangan bebas dan telah menandatangani berbagai perjanjian yang mengikat negara-negara tersebut untuk menghilangkan berbagai proteksi terhadap produk dalam negeri.</p>
<p>Sebagai negara berkembang tampaknya Indonesia belum sepenuhnya siap dengan berbagai aturan yang mengikat tersebut. Suatu hal yang menjadi kekhawatiran adalah semakin melemahnya produksi dalam negeri karena kalah bersaing dengan berbagai produk impor.</p>
<p>Saat ini konsumen dalam negeri lebih memilih produk asing yang berkualitas dan harganya terjangkau. Ruwetnya, produsen lokal masih malu-malu untuk menggunakan istilah-istilah dalam negeri sebagai merek dagang mereka.</p>
<p>Pertanyaannya adalah apakah kita akan menyerah? Pada saat pemerintah tidak dapat berbuat banyak karena telah terikat dengan berbagai peraturan dalam perdagangan bebas tersebut maka saat ini pemuda harus lebih proaktif mengambil langkah untuk membuat perubahan di masyarakat.</p>
<p>Pertama, pemuda dapat mendorong masyarakat untuk mengubah pola pikirnya. Sudah selayaknya pemuda dapat mendorong masyarakat mengubah anggapan yang menyatakan bahwa menggunakan produk asing dapat meningkatkan status sosial.</p>
<p>Pola pikir yang seharusnya ditanamkan adalah pemakaian produk dalam negeri merupakan bukti nasionalisme. Perubahan pola pikir tersebut tentunya akan berlanjut kepada perubahan perilaku. Sebagai contoh adalah memeriksa terlebih dahulu produk yang akan dibeli. Jika produk tersebut buatan dalam negeri maka harus diprioritaskan.</p>
<p>Kedua, gerakan ini harus ditularkan kepada setiap orang di sekitar kita. Apabila gerakan ini terus dilakukan maka bentuk kampanye kecintaan terhadap produk dalam negeri akan menjadi lebih efektif dan berdampak nyata.</p>
<p>Dengan memakai produk dalam negeri banyak manfaat yang dapat diambil seperti mengurangi pengangguran, meningkatkan kesejahteraan buruh, dan menjadi modal bagi pembangunan. Saat hal tersebut telah menjadi gerakan nasional maka kita akan jauh lebih siap dalam menghadapi perdagangan bebas.</p>
<p>Setelah sumpah setia itu diikrarkan 80 tahun lalu kini saatnya untuk melihat kembali kecintaan kita terhadap tanah air ini. Bukti kecintaan itu sudah selayaknya kita buktikan dengan perbuatan nyata. Seperti memakai produk dalam negeri. &#8216;Cinta Tanah Air Cinta Produk dalam Negeri&#8217;.</p>
<h2 style="text-align:center;"><span style="color:#000000;">PERSAUDARAAN CINTA TANAH AIR INDONESIA</span></h2>
<p style="text-align:justify;">Penganut agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan Konghuchu di Indonesia sepakat untuk mendirikan organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan. Organisasi yang berdirinya diprakarsai oleh Kyai Muchammad Muchtar bin Alhaj Abdul Mu’thi ini direncanakan akan dideklarasikan pada tanggal 18 – 21 Maret 2010 di Trowulan Mojokerto dengan mengambil tema “Bersatu Membangun Indonesia”.</p>
<p>Apa latar belakang berdirinya organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan ini ?<br />
Latar belakang berdirinya organisasi ini antara lain :</p>
<ol>
<li style="text-align:justify;">Bangsa Indonesia mempunyai kapal namanya ”NKRI” yang memuat lebih dari 230 juta penumpang, namun penumpangnya banyak yang tidak rukun, bermusuhan terus menerus, dan ada yang berusaha membocori kapal yang dapat berakibat tenggelamnya kapal dan seluruh penumpangnya.</li>
<li style="text-align:justify;">Bila semua pemeluk agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan Konghuchu di Indonesia itu semuanya rukun, maka Ibu Pertiwi akan sangat gembira dan bangga. Tetapi bila mereka bertengkar terus menyebabkan Ibu Pertiwi sedih dan kecewa.</li>
<li style="text-align:justify;">Negeri Indonesia ini telah diacak-acak, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri.</li>
<li style="text-align:justify;"> Pada jaman Nabi SAW, delegasi umat Islam sebanyak kurang lebih 78 orang yang hijrah ke negeri Ethiopia mendapat perlindungan dari Raja yang beragama Nasrani. Ini membuktikan umat Nasrani pernah terlibat secara langsung atas perkembangan agama Islam.</li>
<li style="text-align:justify;"> Di Indonesia pada awalnya agama Islam berkembang atas kebaikan Raja Majapahit yang beragama Hindu. Seperti Sunan Ampel ini oleh Raja Majapahit Brawijaya diberi sebidang tanah di Ampel Surabaya untuk mendirikan pesantren sebagai tempat penyebaran agama Islam.
<p>Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia Yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan merupakan wadah atau organisasi yang mempunyai Visi, Misi, Tujuan, Strategi dan Program Kerja, demi terwujudnya masyarakat masa depan yang cinta tanah air sebagai bagian dari iman melalui forum komunikasi dan kerjasama yang dapat menumbuhkan kesadaran cinta tanah air yang dibangun dari berbagai latar belakang budaya, sosial, ekonomi, geografi, agama dan suku serta nilai-nilai luhur yang berlaku didalam kebhinnekaan masyarakat bangsa Indonesia.</li>
</ol>
<p>Adapun tujuan Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia adalah sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;">(1) Mewujudkan kesadaran, kebersamaan, dan persatuan-kesatuan bangsa Indonesia, (2) Menjadikan manusia Indonesia yang bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan adanya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia), (3) Mempunyai rasa wajib membela terhadap Tanah Air Indonesia demi terpeliharanya kelangsungan hidup bangsa dan negara, (4) Mempunyai rasa wajib melestarikan nilai-nilai luhur terhadap keragaman budaya bangsa sebagai rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa.</p>
<p>Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia Yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan berkedudukan di Trowulan Mojokerto Jawa Timur Indonesia.</p>
<p>Semoga berdirinya Organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air Indonesia yang Dijiwai Manunggalnya Keimanan dan Kemanusiaan ini mendapat respon yang positif dari seluruh lapisan masyarakat Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><br />
</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>by.mico</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/82/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=82&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2010/02/17/cinta-tanah-air/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak adalah Amanat Allah</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/12/01/anak-adalah-amanat-allah/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/12/01/anak-adalah-amanat-allah/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 15:26:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Anak Adalah Amanat Allah Sebelum kita mulai cobadeh liat dan baca duluni hadist Nabi: “Tiap – tiap anak yang baru lahir, adalah dalam keadaan suci,(tidak berdosa) maka orang tuannyalah menjadi anak itu Yahudi,Nasrani,dan Majusi.(H.R. Bukhari dan muslim). Setelah kelahiran bayi atau pun kita, orang tua kita menyambut dengan gembira sekali, tetangga, family, sahabat karib berkunjung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=72&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2 style="text-align:center;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#00ffff;"><em>Anak Adalah Amanat Allah</em></span></span></h2>
<h5>Sebelum kita mulai cobadeh liat dan baca duluni hadist Nabi:</h5>
<h5>“Tiap – tiap anak yang baru lahir, adalah dalam keadaan suci,(tidak berdosa) maka orang tuannyalah menjadi anak itu Yahudi,Nasrani,dan Majusi.(H.R. Bukhari dan muslim).<br />
Setelah kelahiran bayi atau pun kita, orang tua kita menyambut dengan gembira sekali, tetangga, family, sahabat karib berkunjung untuk memberikan rasa simpatinya atau rasa gembira dengan membawakan buah tangan ke rumah ibu yang melahirkan, disertai ucapan selamat dan doa untuk keluarga yang berbahagia dengan kedatangan seseorang anak dalam kehidupan yang baru.<br />
Dan sang bayi dicium dan diusap – usap dengan penuh rasa syukur dan gembira, dengan harapan kelak anak itu menjadi orang yang berbahagia di dunia dan ikhiratnya. Jika si anak sakit orang tuanya tidak enak makan dan tidak dapat tidur nyenyak memikirkan keselamatan bayinya tersebut. Kecintaan dan kasih sayang orang tua itu terhadap anaknya merupakan salah satu obat yang manjur untuk pereda demam, penawar hati yang duka dan sebagainya sehinggga kepayahan dan kelelahan sehari – hari itu tidak terasa lagi baginya demi kepintangan anaknya.<br />
Oleh karena itu diharuskan kepada orang tua untuk mengasuh anaknya dengan baik agar menjadi manusia yang taat kepada Allah dan bahagia untuk hidupnya di dunia maupun akhirat. Bagi keluarga yang mampu hendaklah untuk mengakikahkan anaknya, sebagai tanda syukur kepada Allah SWT, atas rahmat dan anugerah yang diberikannya, pada hari akikah rambut bayi harus dicukur dan diberi nama. Dan apabila tidak dapat diakikahkan pada hari ketujuh dapat diakikah pada hari keempat belas maupun kedua puluh satu dan adapun tujuan dari akikah ini adalah sunah, bagi yang tidak mampu hanya memberi nama dan mencukur rambut juga sudah cukup. Akikah adalah sebagai tanda syukur atas kelahiran dengan menyembelih kambing atau domba; bagi anak laki – laki cukup 2 ekor kambing dan bagi anak perempuan cukup seekor kambing saja. Untuk anak laki- laki jika tidak mampu menyembelih 2 ekor maka 1 ekor kambing juga sudah cukup.<br />
Dan setelah penyembelihan dilakukan maka tibalah waktu untuk memasak daging tersebut yang mana masakan tersebut untuk dibagikan kepada anak pakir miskin atau pakir miskin dan handai taulan. Dan jangan lupa juga untuk mengundang atau member makan yang miskin – miskin karena merekalah yang menjadi tamu utama bagi kita dalam penjamuan itu. Dan setelah anak itu diakikahkan dan dicukur serta telah diberi nama maka siaplah tugas orang tua dalam masalah pengkekahan anaknya, jangan di tambah lagi dengan penambahan yang lain seperti meletakan beras secukupnya/seliter dan sebagainya, serta perhiasan yang mahal – mahal didekat bayi dengan maksud supaya bayi ini dapat rezeki yang murah dan mempunyai kekayaan apabila dia sudah dewasa, karena pendapat seperti ini tidak pernah ada didalam ajaran agama islam karena secara logika kita juga dapat berpikir andai seseorang itu tidak mau berusaha maka tidak tercapai jua apa yang diinginkan bukankah begitu.</h5>
<ul>
<li> <strong>Kewajiban Seorang Anak</strong></li>
</ul>
<h5>Pada hakikatnya pasti semua anak ingin menjadi orang yang berguna kelak dalam kehidupannya, andai saja semua anak punya keinginan untuk menjadi seorang yang berguna di mata orang tuanya dan dilingkungannya maupun masyarakat luas pasti orang tuanya sangat bahagia dan bangga terhadap anaknya.<br />
Adapun kewajiban sebagai seorang anak yang telah di lahirkan dan di besarkan yaitu supaya untuk beribadah kepada Allah yang paling utama dan menjalankan segala perintahnya dan sebagai anak kita juga harus menghormati orang tua dan mematuhi apa yang dikatakannya kepada kita, sebagai anak kita harus menjadi yang terbaik dalam hidup orang tua kita karena itu yang sangat dibutuhkan orang tua kita.<br />
Pada ketika suatu anak membantah apa yang dikatakan orang tuanya ataupun melawannya maka tercatatlah anak tersebut telah menyakiti hati orang tuanya dan sekaligus menjadi anak yang durhaka apabila orang tuanya merasa sakit hati dan terpukul sekali karena sikap anaknya terhadapnya, sebagai anak janganlah pernah membantah ataupun melawan orang tua sekalipun itu semua terjadi ketika kita merasa tidak bersalah dan merasa tidak terima atas apa yang dikatakan kepada kita oleh orang tua kita karena itu semua bisa berkibat patal bagi diri kita sendiri. Jadilah anak yang bisa menuruti apa yang dikehendaki orang tua selama tujuannya baik dan jadilah anak yang bisa dijadikan pundak bagi keluarga berbuat baiklah pada sesama apalagi itu yang menyayangi kita dan jadilah anak yang tau di untung karena kita telah bisa lahir dan di besarkan sehingga menjadi anak yang bisa berpikir dan mempunyai akal untuk berpikir sesuatu yang harus di ingat bebuat baiklah dalam kehidupan ini apalagi terhadap orang tua kita dan juga orang sekitar kita dan juga yang menyayangi kita. O a satu lagi yang perlu diingat orang tua kita sangat senang apabila anaknya bisa menjadi contoh bagi orang lain dan berbuat baik pada sesama terutama mematuhi apa yang dikatakan olehnya dan tidak pernah membantahnya dan orang tua akan senang dan bangga serta merasa lega karena terkurangi beban dari ke wajibannya yaitu mematuhi segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya dengan yang paling utama yaitu beribadah padanya.</h5>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/72/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=72&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/12/01/anak-adalah-amanat-allah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>END USER COMPUTING</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/12/01/end-user-computing/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/12/01/end-user-computing/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 14:58:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=67</guid>
		<description><![CDATA[RACHMAD MICO 31108541 2DB02 END USER COMPUTING End-user computing (EUC) adalah Pemanfaatan komputer oleh pemakai akhir. End-user fungsional melakukan aktivitas pemrosesan informasinya sendiri dengan hardware, software dan sumber daya profesional terdapat dalam organisasi. Juga merupakan pengembangan, penggunaan, dan pengendalian aktif atas sistem informasi berbasis komputer oleh para pemakai MANFAAT DARI END USER COMPUTING: • Kreasi, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=67&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h5 style="text-align:center;"><em>RACHMAD MICO<br />
31108541<br />
2DB02<br />
END USER COMPUTING<br />
</em></h5>
<h4><em> End-user computing (EUC) adalah</em></h4>
<h5 style="text-align:center;"><em> Pemanfaatan komputer oleh pemakai akhir. End-user fungsional melakukan aktivitas pemrosesan informasinya sendiri dengan hardware, software dan sumber daya profesional terdapat dalam organisasi. Juga merupakan pengembangan, penggunaan, dan pengendalian aktif atas sistem informasi berbasis komputer oleh para pemakai</em></h5>
<h5><em>MANFAAT DARI END USER COMPUTING:</em></h5>
<h5><em>•	Kreasi, pengendalian, dan implementasi oleh pemakai<br />
•	Sistem yang memenuhi kebutuhan pemakai<br />
•	Ketepatan waktu<br />
•	Membebaskan sumber daya sistem<br />
•	Kefleksibilitasan dan kemudahan penggunaan</em></h5>
<h5><em>RESIKO DALAM END USER KOMPUTING</em></h5>
<h5><em>•	Kesalahan logika dan pengembangan<br />
•	Pengujian aplikasi yang tidak memadai<br />
•	Sistem yang tidak efisien<br />
•	Sistem yang dikendalikan dan didokumentasikan dengan kurang baik<br />
•	Ketidaksesuaian sistem<br />
•	Duplikasi sistem dan data serta pemborosan sumber daya<br />
•	Peningkatan biaya</em></h5>
<h5><em>JENIS &#8211; JENIS END-USER COMPUTING<br />
Salah satu study pertama mengenai end-user dilakukan pada tahun 1993 oleh John Rockart dari MIT dan Lauren S. Flannery, seorang mahasiswa jurusan MIT. Mereka menginterview 200 end-user ditujuh perusahaan dan menidentifikasi enam jenis, yaitu:<br />
1. End &#8211; User Non – Programa. Pemakai (user) ini hanya mempunyai pemahaman komputer yang sedikit atau mungkin tak punya sama sekali, dan ia hanya menggunakan sofware yang telah dibuat oleh orang lain. Ia berkomunikasi dengan hadware dengan bantuan menu dan mengandalkan orang lain untuk memberikan bantuan teknis.<br />
2. User Tingkatan Perintah. Pemakai (user) ini menggunakan sofware tertulis yang telah tersedia, namun ia juga menggunakan 4GL untuk mengakses database dan membuat laporan khusus.<br />
3. Progemmer End-User. Selain menggunakan sofware tertulis dan 4GL, pemakaian ini juga dapat menulis programnya sendiri dan menggunakan bahasa programan. Karena ia mempunyai pemahaman komputer yang lebih baik, ia biasanya menghasilkan informasi untuk pemakian non-programan dan pemakai tingkat perintah. Contoh pemakai jenis ini adalah aktuaris (penaksir), analis keuangan, dan insiyur.<br />
4. Personel Pendukung Fungsional. Pemakai ini ditugaskan di unit fungsional perusahaan dan menangani penggunaan komputer. Ia mempunyai tingkatan sebagai ahli seperti yang ada di unit pelayanan informasi.<br />
5. Personel Pendukung Komputerisasi End-User. Spesialis informasi ini ditugaskan di unit pelayanan informasi, namun membantu end-user dalam pengembangan sistem.<br />
6. Programmer DP. Ia merupakan golongan programer khusus, yang ditugaskan di pelayanan informasi, yang diharapkan memberikan dukungan kepada end-user. Dukungan ini biasanya diberikan untuk menentukan harga kontrak.</em></h5>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/67/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=67&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/12/01/end-user-computing/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas Blog PGC(pengolah grapik citra)</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/11/28/pgc-pengolah-graphic-citra/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/11/28/pgc-pengolah-graphic-citra/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 05:58:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=48</guid>
		<description><![CDATA[Resolusi citra untuk ukuran pixel ini adalah 1 derajat keabuan dengan resolusi 5&#215;5 Derajat keabuan dari citra ini adalah 8 derajat keabuan dengan 1 derajat yang berwarna untuk 1 derajat keabuan sama dengan 3bit Untuk bit citra yang disimpan tiap pixelnya adalah 3bit Operasi ini merupakan pengoperasian RLE(Run Length Encoding), operasi ini digunakan untuk metode [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=48&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc23.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-49" title="pgc2" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc23.jpg?w=300&#038;h=93" alt="" width="300" height="93" /></a></p>
<ol>
<li>Resolusi citra untuk ukuran pixel ini adalah 1 derajat keabuan dengan resolusi 5&#215;5</li>
<li>Derajat keabuan dari citra ini adalah 8 derajat keabuan dengan 1 derajat yang berwarna untuk 1 derajat keabuan sama dengan 3bit</li>
<li>Untuk bit citra yang disimpan tiap pixelnya adalah 3bit</li>
<li>Operasi ini merupakan pengoperasian RLE(Run Length Encoding), operasi ini digunakan untuk metode pemanpatan yang cocok untuk citra yang mempunyai kelompok pixel dengan derajat keabuan yang sama</li>
<li>Operasi ini dilakukan dengan melalui tahap – tahap tertentu seperti menghitung intensitas atau resolusinya berapa, kemudian dipasangkan atau dicocokan dari satu pixel ke pixel lainnya,kemudian hitung bit untuk tiap pixelnya dan juga penyimpanan dalam bitnya</li>
<li>Ukuran kernel/maks nya yaitu 1 derajat keabuan sama dengan 3bit, dengan maksnya 7</li>
<li>Filter ini termasuk dalam kategori kuantisasi</li>
<li>Untuk hasil konvolusi citra dari filter diatas adalah 10%</li>
<li>Konvolusi adalah suatu penggeseran dari kernel untuk beberapa pixel yang akan dibuat atau disimpan dalam tiap bitnya dalam bentuk matrik atau filter</li>
</ol>
<p>10.  Dari konvolusi ini kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa dari tiap penggeseran yang dilakukan memiliki inpensitas berbede dalam hasil konvolusi semakin kecil resolusi yang kita gunakan maka semakin jelas gambar yang kita lihat dari konvolusi tersebut dan sebaliknya apa bila semakin besar resolusi yang kita gunakan maka dalam hasilnya akan terlihat agak beda untuk sekilas penglihatan mata padahal pada aslinya ia agak buram atau tidak sama dengan yang sebelumnya.</p>
<p><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc32.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-50" title="pgc3" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc32.jpg?w=300&#038;h=144" alt="" width="300" height="144" /></a></p>
<ol>
<li>Untuk frekuensi nilai keabuannya      adalah: (0,17) (0,22) (0,21) (0,16) (0,08) (0,05) (0,04) (0,02) (0,01)</li>
<li>Untuk ukuran resolusi, citra dan      pixelnya (q) 1 dan (p) 1 jadi berukuran 5 x 5 = 25</li>
<li>Untuk derajat keabuan yang terdapat      dari data tersebut 8 derajat keabuan yang tiap derajat keabuannya bernilai      3bit</li>
<li>Untuk tiap penyimpanan bit pixelnya      yaitu tiap pixel 1 dan tiap 1 pixel berjumlah 3bit</li>
</ol>
<p><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc42.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-51" title="pgc4" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc42.jpg?w=300&#038;h=111" alt="" width="300" height="111" /></a><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc53.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-52" title="pgc5" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc53.jpg?w=300&#038;h=96" alt="" width="300" height="96" /></a><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc63.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-53" title="pgc6" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc63.jpg?w=300&#038;h=114" alt="" width="300" height="114" /></a><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc72.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-54" title="pgc7" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc72.jpg?w=300&#038;h=142" alt="" width="300" height="142" /></a><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc82.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-55" title="pgc8" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc82.jpg?w=300&#038;h=209" alt="" width="300" height="209" /></a><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc92.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-56" title="pgc9" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc92.jpg?w=300&#038;h=214" alt="" width="300" height="214" /></a><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc102.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-57" title="pgc10" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc102.jpg?w=300&#038;h=203" alt="" width="300" height="203" /></a><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc112.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-58" title="pgc11" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc112.jpg?w=300&#038;h=252" alt="" width="300" height="252" /></a></p>
<p>6.bentuk code untuk setiap derajat      keabuannya adalah:</p>
<p>0 = 00              2 = 01              4 = 1110          6 = 111111</p>
<p>1 = 10              3 = 110            5 = 11110        7 = 1111101</p>
<p>7. ukuran citra seblum dimanpatkan (1      derajat keabuan = 3bit) adalah 4096 x 3bit = 12288bit. Dan setelah      pemanpatan maka citra berukuran:</p>
<p>(720 x 2bit) + (911 x 2bit) + (888 x 2bit)+(666 x 6bit) + (345 x 4bit) + (212 x 5bit) + (199 x 6bit) + (93 x 7bit) + (72 x 7bit) = 11825 bit</p>
<p>8.  Nisbah pemanpatan = (100% &#8211;      11825/12288 x 100%) = 3,8%</p>
<p>9. Klasifikasi ini  merupakan metode pemampatan dengan      metode huffman</p>
<p>10.Metode ini merupakan pemampatan      dengan menggunakan jenis pendekatan statistik</p>
<p><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc12.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-59" title="pgc12" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc12.jpg?w=300&#038;h=109" alt="" width="300" height="109" /></a></p>
<ol>
<li>Untuk resolusi dan derajat pada citra      ini adalah 64 x 64, pada pixel (q) 5 x 5 sama dengan 25.</li>
<li>Derajat keabuan dari citra ini adalah      8 keabuan</li>
<li>Dan untuk tiap pixelnya disimpan 3bit      tiap citranya</li>
<li>Untuk mengetahui nilai yang paling      tinggi dan rendahnya dari suatu citra atau nilai keabuan yang ada pada      sebuah data yang berbentuk matrik</li>
<li>Operasi ini dilakukan dengan mencari      nilai yang tertinggi dan terendah yang kemudian dikalikan pada bagian      masing -  masing dengan bit yang      telah tersimpan pada tiap citra keabuannya</li>
<li>Ukuran kernel/maks nya yaitu 1      derajat keabuan sama dengan 3bit untuk tiap penyimpanannya, dengan ukuran      maks yang tertinggi yaitu 7</li>
<li>Dan filter yang digunakan termasuk dalam      kategori pengkodean atua encode</li>
<li>Hasil konvolusi dari citra dengan      filter diatas adalah 11825bit</li>
</ol>
<p>9. Konvolusi adalah suatu penggeseran dari kernel untuk beberapa pixel yang akan dibuat atau disimpan dalam tiap bitnya dalam bentuk matrik atau filter</p>
<p>10.  Dari konvolusi ini kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa dari tiap penggeseran yang dilakukan memiliki inpensitas berbede dalam hasil konvolusi semakin kecil resolusi yang kita gunakan maka semakin jelas gambar yang kita lihat dari konvolusi tersebut dan sebaliknya apa bila semakin besar resolusi yang kita gunakan maka dalam hasilnya akan terlihat agak beda untuk sekilas penglihatan mata padahal pada aslinya ia agak buram atau tidak sama dengan yang sebenarnya.</p>
<p><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc13.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-60" title="pgc13" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc13.jpg?w=300&#038;h=154" alt="" width="300" height="154" /></a></p>
<ol>
<li>Resolusi citra pada matrik ini adalah      12 x 12 dan untuk ukuran pixel dari citra ini adalah 14 menjadi 15 dengan      n = 4, terdapat 29 pasang</li>
<li>Untuk keabuan dari citra ini adalah      15 karena nilai yang tertinggi dari data dalam data tersebut adalah 14</li>
<li>Untuk setiap pixelnya tersimpan dalam      4bit citra</li>
<li>Pasangan derajat keabuan dan jumlah      pixel dalam matrik ini :</li>
</ol>
<p>(0,5)(2,7)</p>
<p>(3,3)(4,6)(1,3)</p>
<p>(1,3)(5,9)</p>
<p>(5,1)(7,11)</p>
<p>(10,4)(14,8)</p>
<p>(13,2)(11,7)(9,3)</p>
<p>(9,12)</p>
<p>(8,8)(7,4)</p>
<p>(7,2)(6,2)(5,1)(4,5)(3,2)</p>
<p>(3,4)(2,3)(0,5)</p>
<p>(1,6)(2,6)</p>
<p>(3,9)(0,3)</p>
<p>Ukuran citra sebelum dimampatkan (1 derajat keabuan = 4bit) adalah 144 x 4 = 576</p>
<p>Ukuran citra setelah pemampatan ( run length =  4) adalah (29 x 4) + (29 x 4) bit = 232 bit</p>
<p>Nisbah pemampatan =  (100% &#8211; 232/576 x 100% ) = 59,72% yang artinya 59,72%</p>
<p>5. Ukuran citra sebelum pemampatan      adalah 1 derajat keabuan = 4bit adalah 144 x 4 = 576</p>
<p>6. Dan ukuran citra setelah pemampatan      adalah 232bit</p>
<p>7. Untuk nisbah pemampatan dari citra      diatas adalah 59,72%</p>
<p>8. Pemampatan ini termasuk kedalam      klasifikasi metode pemampatan kuantisasi</p>
<p>9. Pemampatan ini merupakan suatu jenis pendekatan      ruang dengan pemasangan dari tiap nilai yang sama didalamnya</p>
<p>10.Metode RLE (Run Length Encoding)      merupakan suatu pemetaan yang biasanya digunakan untuk pemetaan yang      memiliki kelompok pixel yang berderajat keabuan yang  sama.</p>
<p><a href="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc14.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-61" title="pgc14" src="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc14.jpg?w=300&#038;h=129" alt="" width="300" height="129" /></a></p>
<ol>
<li>Resolusi citra pada matrik ini adalah      8 x 15 dan untuk ukuran pixel dari citra ini adalah 14 menjadi 15 dengan n      = 4, terdapat 24 pasang</li>
<li>Untuk keabuan dari citra ini adalah      15 karena nilai yang tertinggi dari data dalam data tersebut adalah 14</li>
<li>Untuk tiap pixelnya tersimpan dalam      4bit citra</li>
<li>Ukuran sebelum pemampatan (1 derajat      keabuan = 4bit ) adalah 24 x 4bit = 96bit, dan ukuran citra setelah      pemampatan (1 derajat keabuan = 2bit) adalah 24 x 2 = 48bit, dan Nisbah      pemampatan = (100% &#8211; 48/96 x 100%) = 50%</li>
<li>Ukuran citra sebelum pemampatan 1      derajat keabuan sama dengan 4 bit yaitu 24 x 4bit = 96bit</li>
<li>Dan ukuran citra ssetelah pemampatan      1 derajat keabuannya sama dengan 2bit, yaitu 24 x 2 = 48bit</li>
<li>Untuk nisbah pemampatannya adalah 50%</li>
<li>Pemampatan ini termasuk kedalam      klasifikasi metode pemampatan kuantisasi</li>
<li>Pemampatan ini termasuk jenis      pendekatan kuantisasi</li>
<li>Metode pemampatan kuantisasi      merupakan suatu pemampatan dengan mengurangi jumlah derajat keabuan yang      tersedia didalam suatu data atau citra dari data tersebut</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/48/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=48&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/11/28/pgc-pengolah-graphic-citra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc23.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc32.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc3</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc42.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc4</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc53.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc5</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc63.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc72.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc7</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc82.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc8</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc92.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc9</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc102.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc10</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc112.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc11</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc12.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc12</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc13.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc13</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://rachmadmicogayo.files.wordpress.com/2009/11/pgc14.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">pgc14</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PGC(Pengolah Grapik Citra)</title>
		<link>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/11/24/pgcpengolah-grapik-citra/</link>
		<comments>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/11/24/pgcpengolah-grapik-citra/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Nov 2009 15:49:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>rachmadmicogayo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://rachmadmicogayo.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Rachmad Mico 31108541 2DB02 Pengolah Grapik Citra &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; &#160; Resolusi citra untuk ukuran pixel ini adalah 1 derajat keabuan dengan resolusi 5&#215;5 Derajat keabuan dari citra ini adalah 8 derajat keabuan dengan 1 derajat yang berwarna untuk 1 derajat keabuan sama dengan 3bit Untuk bit citra yang disimpan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=15&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong>Rachmad Mico </strong></em></p>
<p><em><strong>31108541 </strong></em></p>
<p><em><strong> 2DB02 </strong></em></p>
<p style="text-align:center;"><span style="text-decoration:underline;"><span style="color:#ff00ff;"><strong>Pengolah Grapik Citra</strong></span></span></p>
<p style="text-align:left;">
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Resolusi citra untuk ukuran pixel ini adalah 1 derajat keabuan dengan resolusi 5&#215;5</li>
<li>Derajat keabuan dari citra ini adalah 8 derajat keabuan dengan 1 derajat yang berwarna untuk 1 derajat keabuan sama dengan 3bit</li>
<li>Untuk bit citra yang disimpan tiap pixelnya adalah 3bit</li>
<li>Operasi ini merupakan pengoperasian RLE(Run Length Encoding), operasi ini digunakan untuk metode pemanpatan yang cocok untuk citra yang mempunyai kelompok pixel dengan derajat keabuan yang sama</li>
<li>Operasi ini dilakukan dengan melalui tahap – tahap tertentu seperti menghitung intensitas atau resolusinya berapa, kemudian dipasangkan atau dicocokan dari satu pixel ke pixel lainnya,kemudian hitung bit untuk tiap pixelnya dan juga penyimpanan dalam bitnya</li>
<li>Ukuran kernel/maks nya yaitu 1 derajat keabuan sama dengan 3bit, dengan maksnya 7</li>
<li>Filter ini termasuk dalam kategori kuantisasi</li>
<li>Untuk hasil konvolusi citra dari filter diatas adalah 10%</li>
<li>Konvolusi adalah suatu penggeseran dari kernel untuk beberapa pixel yang akan dibuat atau disimpan dalam tiap bitnya dalam bentuk matrik atau filter</li>
</ol>
<p>10.  Dari konvolusi ini kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa dari tiap penggeseran yang dilakukan memiliki inpensitas berbede dalam hasil konvolusi semakin kecil resolusi yang kita gunakan maka semakin jelas gambar yang kita lihat dari konvolusi tersebut dan sebaliknya apa bila semakin besar resolusi yang kita gunakan maka dalam hasilnya akan terlihat agak beda untuk sekilas penglihatan mata padahal pada aslinya ia agak buram atau tidak sama dengan yang sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Untuk frekuensi nilai keabuannya adalah: (0,17)      (0,22) (0,21) (0,16) (0,08) (0,05) (0,04) (0,02) (0,01)</li>
<li>Untuk ukuran resolusi, citra dan pixelnya (q)      1 dan (p) 1 jadi berukuran 5 x 5 = 25</li>
<li>Untuk derajat keabuan yang terdapat dari data      tersebut 8 derajat keabuan yang tiap derajat keabuannya bernilai 3bit</li>
<li>Untuk tiap penyimpanan bit pixelnya yaitu tiap pixel 1 dan tiap 1      pixel berjumlah 3bit</li>
<li></li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="24" height="9"></td>
<td width="26"></td>
<td width="522"></td>
<td width="21"></td>
</tr>
<tr>
<td height="365"></td>
<td></td>
<td colspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="61"></td>
</tr>
<tr>
<td height="300"></td>
<td colspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="0" height="0"></td>
<td width="20"></td>
<td width="512"></td>
<td width="24"></td>
<td width="12"></td>
</tr>
<tr>
<td height="363"></td>
<td></td>
<td align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="35"></td>
</tr>
<tr>
<td height="434"></td>
<td></td>
<td colspan="2" align="left" valign="top"></td>
</tr>
<tr>
<td height="175"></td>
</tr>
<tr>
<td height="394"></td>
<td colspan="4" align="left" valign="top"></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="48" height="27"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>bentuk code untuk setiap derajat keabuannya      adalah:<strong> </strong></li>
</ol>
<p>0 = 00              2 = 01              4 = 1110          6 = 111111</p>
<p>1 = 10              3 = 110            5 = 11110        7 = 1111101</p>
<ol>
<li>ukuran citra seblum dimanpatkan (1 derajat      keabuan = 3bit) adalah 4096 x 3bit = 12288bit. Dan setelah pemanpatan maka      citra berukuran:<strong> </strong></li>
</ol>
<p>(720 x 2bit) + (911 x 2bit) + (888 x 2bit)+(666 x 6bit) + (345 x 4bit) + (212 x 5bit) + (199 x 6bit) + (93 x 7bit) + (72 x 7bit) = 11825 bit</p>
<ol>
<li>Nisbah pemanpatan = (100% &#8211; 11825/12288 x      100%) = 3,8%</li>
<li>Klasifikasi ini  merupakan metode pemampatan dengan      metode huffman</li>
<li>Metode ini merupakan pemampatan dengan      menggunakan jenis pendekatan statistik</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Untuk resolusi dan derajat pada citra ini      adalah 64 x 64, pada pixel (q) 5 x 5 sama dengan 25.</li>
<li>Derajat keabuan dari citra ini adalah 8      keabuan</li>
<li>Dan untuk tiap pixelnya disimpan 3bit tiap      citranya</li>
<li>Untuk mengetahui nilai yang paling tinggi dan      rendahnya dari suatu citra atau nilai keabuan yang ada pada sebuah data      yang berbentuk matrik</li>
<li>Operasi ini dilakukan dengan mencari nilai      yang tertinggi dan terendah yang kemudian dikalikan pada bagian masing      -  masing dengan bit yang telah      tersimpan pada tiap citra keabuannya</li>
<li>Ukuran kernel/maks nya yaitu 1 derajat      keabuan sama dengan 3bit untuk tiap penyimpanannya, dengan ukuran maks      yang tertinggi yaitu 7</li>
<li>Dan filter yang digunakan termasuk dalam      kategori pengkodean atua encode</li>
<li>Hasil konvolusi dari citra dengan filter      diatas adalah 11825bit</li>
</ol>
<ol>
<li>Konvolusi adalah suatu penggeseran dari kernel untuk beberapa pixel yang akan dibuat atau disimpan dalam tiap bitnya dalam bentuk matrik atau filter</li>
</ol>
<p>10.  Dari konvolusi ini kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa dari tiap penggeseran yang dilakukan memiliki inpensitas berbede dalam hasil konvolusi semakin kecil resolusi yang kita gunakan maka semakin jelas gambar yang kita lihat dari konvolusi tersebut dan sebaliknya apa bila semakin besar resolusi yang kita gunakan maka dalam hasilnya akan terlihat agak beda untuk sekilas penglihatan mata padahal pada aslinya ia agak buram atau tidak sama dengan yang sebenarnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="0" height="3"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Resolusi citra pada matrik ini adalah 12 x 12      dan untuk ukuran pixel dari citra ini adalah 14 menjadi 15 dengan n = 4,      terdapat 29 pasang</li>
<li>Untuk keabuan dari citra ini adalah 15 karena      nilai yang tertinggi dari data dalam data tersebut adalah 14</li>
<li>Untuk setiap pixelnya tersimpan dalam 4bit      citra</li>
<li>Pasangan derajat keabuan dan jumlah pixel      dalam matrik ini :</li>
</ol>
<p>(0,5)(2,7)</p>
<p>(3,3)(4,6)(1,3)</p>
<p>(1,3)(5,9)</p>
<p>(5,1)(7,11)</p>
<p>(10,4)(14,8)</p>
<p>(13,2)(11,7)(9,3)</p>
<p>(9,12)</p>
<p>(8,8)(7,4)</p>
<p>(7,2)(6,2)(5,1)(4,5)(3,2)</p>
<p>(3,4)(2,3)(0,5)</p>
<p>(1,6)(2,6)</p>
<p>(3,9)(0,3)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ukuran citra sebelum dimampatkan (1 derajat keabuan = 4bit) adalah 144 x 4 = 576</p>
<p>Ukuran citra setelah pemampatan ( run length =  4) adalah (29 x 4) + (29 x 4) bit = 232 bit</p>
<p>Nisbah pemampatan =  (100% &#8211; 232/576 x 100% ) = 59,72% yang artinya 59,72%</p>
<ol>
<li>Ukuran citra sebelum pemampatan adalah 1      derajat keabuan = 4bit adalah 144 x 4 = 576</li>
<li>Dan ukuran citra setelah pemampatan adalah      232bit</li>
<li>Untuk nisbah pemampatan dari citra diatas      adalah 59,72%</li>
<li>Pemampatan ini termasuk kedalam klasifikasi metode      pemampatan kuantisasi</li>
<li>Pemampatan ini merupakan suatu jenis pendekatan      ruang dengan pemasangan dari tiap nilai yang sama didalamnya</li>
<li>Metode RLE (Run Length Encoding) merupakan      suatu pemetaan yang biasanya digunakan untuk pemetaan yang memiliki kelompok      pixel yang berderajat keabuan yang       sama.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="0" height="1"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Resolusi citra pada matrik ini adalah 8 x 15      dan untuk ukuran pixel dari citra ini adalah 14 menjadi 15 dengan n = 4,      terdapat 24 pasang</li>
<li>Untuk keabuan dari citra ini adalah 15 karena      nilai yang tertinggi dari data dalam data tersebut adalah 14</li>
<li>Untuk tiap pixelnya tersimpan dalam 4bit      citra</li>
<li>Ukuran sebelum pemampatan (1 derajat keabuan      = 4bit ) adalah 24 x 4bit = 96bit, dan ukuran citra setelah pemampatan (1      derajat keabuan = 2bit) adalah 24 x 2 = 48bit, dan Nisbah pemampatan =      (100% &#8211; 48/96 x 100%) = 50%</li>
<li>Ukuran citra sebelum pemampatan 1 derajat      keabuan sama dengan 4 bit yaitu 24 x 4bit = 96bit</li>
<li>Dan ukuran citra ssetelah pemampatan 1      derajat keabuannya sama dengan 2bit, yaitu 24 x 2 = 48bit</li>
<li>Untuk nisbah pemampatannya adalah 50%</li>
<li>Pemampatan ini termasuk kedalam klasifikasi      metode pemampatan kuantisasi</li>
<li>Pemampatan ini termasuk jenis pendekatan      kuantisasi</li>
<li>Metode pemampatan kuantisasi merupakan suatu      pemampatan dengan mengurangi jumlah derajat keabuan yang tersedia didalam      suatu data atau citra dari data tersebut</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/rachmadmicogayo.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=rachmadmicogayo.wordpress.com&amp;blog=9755807&amp;post=15&amp;subd=rachmadmicogayo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://rachmadmicogayo.wordpress.com/2009/11/24/pgcpengolah-grapik-citra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4b23f5b30d29c825ebace8c78a925735?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">rachmadmicogayo</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
