Anak adalah Amanat Allah

Anak Adalah Amanat Allah

Sebelum kita mulai cobadeh liat dan baca duluni hadist Nabi:
“Tiap – tiap anak yang baru lahir, adalah dalam keadaan suci,(tidak berdosa) maka orang tuannyalah menjadi anak itu Yahudi,Nasrani,dan Majusi.(H.R. Bukhari dan muslim).
Setelah kelahiran bayi atau pun kita, orang tua kita menyambut dengan gembira sekali, tetangga, family, sahabat karib berkunjung untuk memberikan rasa simpatinya atau rasa gembira dengan membawakan buah tangan ke rumah ibu yang melahirkan, disertai ucapan selamat dan doa untuk keluarga yang berbahagia dengan kedatangan seseorang anak dalam kehidupan yang baru.
Dan sang bayi dicium dan diusap – usap dengan penuh rasa syukur dan gembira, dengan harapan kelak anak itu menjadi orang yang berbahagia di dunia dan ikhiratnya. Jika si anak sakit orang tuanya tidak enak makan dan tidak dapat tidur nyenyak memikirkan keselamatan bayinya tersebut. Kecintaan dan kasih sayang orang tua itu terhadap anaknya merupakan salah satu obat yang manjur untuk pereda demam, penawar hati yang duka dan sebagainya sehinggga kepayahan dan kelelahan sehari – hari itu tidak terasa lagi baginya demi kepintangan anaknya.
Oleh karena itu diharuskan kepada orang tua untuk mengasuh anaknya dengan baik agar menjadi manusia yang taat kepada Allah dan bahagia untuk hidupnya di dunia maupun akhirat. Bagi keluarga yang mampu hendaklah untuk mengakikahkan anaknya, sebagai tanda syukur kepada Allah SWT, atas rahmat dan anugerah yang diberikannya, pada hari akikah rambut bayi harus dicukur dan diberi nama. Dan apabila tidak dapat diakikahkan pada hari ketujuh dapat diakikah pada hari keempat belas maupun kedua puluh satu dan adapun tujuan dari akikah ini adalah sunah, bagi yang tidak mampu hanya memberi nama dan mencukur rambut juga sudah cukup. Akikah adalah sebagai tanda syukur atas kelahiran dengan menyembelih kambing atau domba; bagi anak laki – laki cukup 2 ekor kambing dan bagi anak perempuan cukup seekor kambing saja. Untuk anak laki- laki jika tidak mampu menyembelih 2 ekor maka 1 ekor kambing juga sudah cukup.
Dan setelah penyembelihan dilakukan maka tibalah waktu untuk memasak daging tersebut yang mana masakan tersebut untuk dibagikan kepada anak pakir miskin atau pakir miskin dan handai taulan. Dan jangan lupa juga untuk mengundang atau member makan yang miskin – miskin karena merekalah yang menjadi tamu utama bagi kita dalam penjamuan itu. Dan setelah anak itu diakikahkan dan dicukur serta telah diberi nama maka siaplah tugas orang tua dalam masalah pengkekahan anaknya, jangan di tambah lagi dengan penambahan yang lain seperti meletakan beras secukupnya/seliter dan sebagainya, serta perhiasan yang mahal – mahal didekat bayi dengan maksud supaya bayi ini dapat rezeki yang murah dan mempunyai kekayaan apabila dia sudah dewasa, karena pendapat seperti ini tidak pernah ada didalam ajaran agama islam karena secara logika kita juga dapat berpikir andai seseorang itu tidak mau berusaha maka tidak tercapai jua apa yang diinginkan bukankah begitu.
  • Kewajiban Seorang Anak
Pada hakikatnya pasti semua anak ingin menjadi orang yang berguna kelak dalam kehidupannya, andai saja semua anak punya keinginan untuk menjadi seorang yang berguna di mata orang tuanya dan dilingkungannya maupun masyarakat luas pasti orang tuanya sangat bahagia dan bangga terhadap anaknya.
Adapun kewajiban sebagai seorang anak yang telah di lahirkan dan di besarkan yaitu supaya untuk beribadah kepada Allah yang paling utama dan menjalankan segala perintahnya dan sebagai anak kita juga harus menghormati orang tua dan mematuhi apa yang dikatakannya kepada kita, sebagai anak kita harus menjadi yang terbaik dalam hidup orang tua kita karena itu yang sangat dibutuhkan orang tua kita.
Pada ketika suatu anak membantah apa yang dikatakan orang tuanya ataupun melawannya maka tercatatlah anak tersebut telah menyakiti hati orang tuanya dan sekaligus menjadi anak yang durhaka apabila orang tuanya merasa sakit hati dan terpukul sekali karena sikap anaknya terhadapnya, sebagai anak janganlah pernah membantah ataupun melawan orang tua sekalipun itu semua terjadi ketika kita merasa tidak bersalah dan merasa tidak terima atas apa yang dikatakan kepada kita oleh orang tua kita karena itu semua bisa berkibat patal bagi diri kita sendiri. Jadilah anak yang bisa menuruti apa yang dikehendaki orang tua selama tujuannya baik dan jadilah anak yang bisa dijadikan pundak bagi keluarga berbuat baiklah pada sesama apalagi itu yang menyayangi kita dan jadilah anak yang tau di untung karena kita telah bisa lahir dan di besarkan sehingga menjadi anak yang bisa berpikir dan mempunyai akal untuk berpikir sesuatu yang harus di ingat bebuat baiklah dalam kehidupan ini apalagi terhadap orang tua kita dan juga orang sekitar kita dan juga yang menyayangi kita. O a satu lagi yang perlu diingat orang tua kita sangat senang apabila anaknya bisa menjadi contoh bagi orang lain dan berbuat baik pada sesama terutama mematuhi apa yang dikatakan olehnya dan tidak pernah membantahnya dan orang tua akan senang dan bangga serta merasa lega karena terkurangi beban dari ke wajibannya yaitu mematuhi segala perintah Allah dan menjauhi segala larangannya dengan yang paling utama yaitu beribadah padanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: